Hari Kedua di Pesta Danau Toba 2009

Masih dalam rangkaian Pesta Danau Toba 2009, anakmudanya kembali datang ke Parapat untuk mengikuti acara di hari kedua. Maksudnya “kembali ke Parapat” adalah karena kami tidak stay di Parapat selama rangkaian road trip ini. Perjalanan kali ini, kami mendapat tambahan partisipan biker nekad yaitu si Oppung Lubis dengan Scorpio Z-nya. Jadi total partisipan kami di hari kedua ada 5 orang (mamat, Nich, Ndro, Pieps, RML)

Setelah santap siang di warung nasi Batak yang tidak terletak jauh dari Kampus PI-Del, kami meluncur ke Parapat dengan kecepatan tinggi (soalnya cuaca cerah, jalanan kering.. kombinasi optimal buat motor pawang hujan ku). Berbeda dengan perjalanan di hari pertama, yang kami tempuh dengan sangat lamban karena gelapnya malam dan rintik hujan yang membasahi bumi.

Setiba di Parapat, tempat tujuan pertama adalah Pagoda (Panggung Utama Parapat) karena menurut jadwal ada banyak acara yang berlangsung disana. Tetapi sewaktu kami tiba, tidak ada kegiatan yang sedang terjadi disana.. yang ada cuma pedagang dan pengunjung meramaikan areal tersebut. Jadi kami memilih untuk merapat ke Convention Hall yang terletak di daerah atas Pagoda. Kegiatan kami ya melihat-lihat pameran UKM yang mempromosikan potensi Sumatera Utara.

Ada banyak hal yang dipamerkan, antara lain:

Peci atau Kopiah hasil kerajinan tangan UKM

Peci atau Kopiah hasil kerajinan tangan UKM

Sekarang dasi pun terlihat menarik dengan motif ulos

Sekarang dasi pun terlihat menarik dengan motif ulos

Perhiasan yang dipamerkan dalam pameran UKM

Perhiasan yang dipamerkan dalam pameran UKM

Kerajinan Anyaman Tikar Tradisional

Kerajinan Anyaman Tikar Tradisional

Kerang yang dibentuk menjadi aneka rupa binatang

Kerang yang dibentuk menjadi aneka rupa binatang

Roti Ketawa pun ada, lumayan buat mamiri.

Roti Ketawa pun ada, lumayan buat mamiri.

Kesemuanya membawa corak daerah masing-masing. Cukup menarik menurutku, karena hari-hari aku kan mainannya gadget, jadi produk tradisionil memang bisa memberi selingan baru. Tapi ada satu hal yang membuatku berpikir; apa produk dan potensi yang dimiliki Sumatera Utara memang sudah mentok media promosinya dengan mengandalkan acara seperti Pesta Danau Toba ini? Kenapa tidak memanfaatkan media internet yah? Toh review yang banyak aku kerjakan, semua adalah usaha untuk mempromosikan sebuah produk milik orang dari negara lain, kenapa mereka sampai berpikir ke situ yah sementara orang kita tidak? Tapi ya itu lah tentang UKM kita. Secara pribadi aku tetap berharap eksistensi usaha rakyat seperti yang aku lihat di PDT, bisa bertahan lama dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kita semua.

Selain mengunjungi stand UKM, kami pun berkesempatan untuk melihat acara Pentas Seni dan Budaya yang dibawakan oleh beberapa peserta, bertempat di Panggung Utama Parapat;

Pementasan Tari Tradisional Karo di Pesta Danau Toba 2009

Pementasan Tari Tradisional Karo di Pesta Danau Toba 2009

Perahu Hias di Pesta Danau Toba yang belum nampil

Perahu Hias di Pesta Danau Toba yang belum nampil

Setelah tanya-tanya sedikit dengan Panitia yang bisa kami temui di area Convention Hall, ternyata Festival Perahu Hias yang hari itu jadi target utama kami, emang belum ada aksi nyata. Kurang jelas juga alasannya, tapi disarankan buat melihat acara tersebut di hari Sabtu saja. Tapi setelah aku jalankan niat buat ngebongkar area belakang Pagoda, kelihatan juga memang ada banyak kapal yang sepertinya sedang dipersiapkan untuk tampil maksimal di hari Sabtu. Semoga nanti aku bisa berkesempatan untuk melihat Festival ini, soalnya udah beradu jadwal dengan rencana kami menyeberangi Danau Toba untuk wisata di Pulau Samosir.

Kesulitan terbesar kami adalah untuk stay di Parapat, karena untuk memantau secara konstan kegiatan di area PDT memang harus tinggal di daerah situ. Dah kubilang kan tadi, kalau jalan malam merupakan kegiatan yang sangat menantang berhubung kondisi motor ku yang kurang mumpuni (namanya juga biker nekad)
:hihi:

  • Pingback: Perjalanan Menuju Pesta Danau Toba 2009 - Nich bukan nik atau nih()

  • menurut pemberitaan di koran-koran, perbandingan antara peserta + panitia dengan pengunjung katanya lebih banyak peserta + panitia ya bro? koq bisa sepi gitu? apa karena eventnya tidak pas di hari libur ya bro?

    • nichpakaich

      mungkin karena gak banyak orang yang niat datang, itu aja jawab ku, bro.
      awak bersama para biker nekad, bisa koq ikutan meramaikan.. asal ada niat aja
      :sip:

  • nich..dulu aku pernah dgr pesta danau toba itu lomba berenang..da ga ada lagi ya?? :hmmm:

    • nichpakaich

      ada koq, Cha.. cuma berhubung diadakan pagi hari, gak terkejar kami
      :kembik2:

      masalah akomodasi untuk stay di Parapat benar-benar tak terpenuhi di hari-hari pertama.

  • xixixixi, ga pernah kurasakan malam2 di bonceng sepeda motor pawang hujan. Bang “ada dech” lah yang merasakannya:hihi:

    tapi :grogi: ketakutan awak dibonceng pak rml, tikungan parapat lari cepek:wadoo:

    • nichpakaich

      pokoknya semua yang dibonceng udah ngerasain yang namanya “kemboot” kan
      :ngakak:

  • Rido tampubolon

    aku di bali….kepingin beli dasi motif ulos….dimana bisa beli ya….ada yang tahu?…olshop juga ga apa-apa….asal jgn olshop abal abal ya..? pliiizzzz infonya…thx,Gbu all