Okeh, semalam udah berhasil ambil jatah puding ke TST Pak Haji di Jalan Puri. Secara anak mudanya sudah pindah lokasi base camp, perjalanan GatSu – Puri pun jadi berasa jauh. Bukan apa-apa, malam sebelumnya udah coba berkunjung ke warung TST di sekitaran base camp, tapi citarasanya berbeda dengan yang biasa saya konsumsi (di tempat Pak Haji).
Kenapa ngotot nyari puding? Karena sudah beberapa hari ini anak mudanya begadang melek sampai pagi. Badan udah minta jatah, jadi gak bisa diabaikan. Hal ini bukan tanpa sebab, semua demi road trip ke kondangan Rio, di Torgamba! Benar, Rio mau nikah hari Sabtu ini (7 Juni 2008), nah lokasi acaranya jauh banget dari kota Medan. Jadi saya akan menempuh perjalanan yang cukup jauh, dan memakan waktu (baca: melewati waktu tanpa melakukan kegiatan produktif)
TST itu Teh Susu Telor
Sesuai dengan sugesti yang berlaku di masyarakat umum, bahwa mengkonsumsi puding dapat memulihkan kebugaran badan, jadi langkah tersebut kami ambil mengingat perjalan Medan-Torgamba bisa makan waktu 8 jam lebih! Pasukan Dream-Net (Gatot Subroto) berangkat dari base camp pukul 00.04 dini hari, untuk berkubu dengan partai De L’Esperanza (Pancing) di Warung TST Pak Haji (Jl. Puri). Yah, buat yang bingung rutenya, gak usah dipikirin kali..japri aja yah.
Bubaran jam setengah tiga pagi, anak mudanya belum bisa tidur, karena harus menyediakan client support yang memiliki kendala dengan databasenya. Dueh, padahal rencananya mau berangkat jam 1 siang, nanti. Ini udah jam 6.27 pagi :-| Gak jadi tidur deh..
Cara Hemat buat Road Trip
Rencana perjalanan, mau dibuat sehemat mungkin. Tapi kali ini tidak dengan modal balsem dan uang gopek (cara hemat Jakarta-Bali: jadi juru kerik dan tukang pijat pribadi supir pantura). Kali ini, kita akan coba KDKA, yaitu Kereta-Diatas-Kereta-Api :D Ha! Bingung kan? Kereta yang pertama maksudnya Sepeda Motor, di Medan orang biasa nyebutnya “kereta“. Kalau kereta api, dimana-mana juga sama, betul?
Skenarionya tidak dapat dipaparkan disini, berhubung sedikit menyalahi peraturan yang berlaku di negara ini. Tapi nanti seusai perjalanan, tentunya akan ada liputan perjalanan kami. Yang berangkat cuma saya dan Pieps, berhubung teman-teman yang lain terkendala masalah waktu (jam kerja, gak ada cuti, dsb.) Rute perjalanan adalah:
- (6 Juni) Medan – Rantau Prapat :: Naik kereta api, menuju kediaman Leo
- (7 Juni) Rantau Prapat – Torgamba :: Pesta Pernikahan Rio
- (7 Juni) Torgamba – Rantau Prapat :: Kembali ke kediaman Leo, susun rencana pulang
- (undefined) Rantau Prapat – Medan
Oke, saatnya sarapan lontong di depan warnet, cabs!
























maaauuuu ikuuutttt….pulang kampuaaangg!!! ;)
nanti lihat cerita lengkapnya di postingan-ku, yah :D
terimakasih sudah singgah.
woi pra…
dagh dimana kw??, dagh balik nya ??
oh ya pra…
aku izin comot U COMMENT I FOLLOW (banner) yak
banyak yang salah sangka, berpikir bahwa banner itu bertujuan untuk menunjukkan bahwa “kalau kamu komentar disini, saya akan segera kunjungi web anda dan memberikan balasan”
sebenarnya itu dukungan untuk aksi support the dofollow rules!
ya, buat yang ngejar page-rank, biasanya hal ini dihindari karena google “tidak menyarankan” situs ente memiliki terlalu banyak link keluar. yang bisa terjadi akibat setting-an rel=dofollow di dalam script situs (default-nya rel=nofollow), gitu :D
btw, itu banner pakai CSS koq, jadi bukan gambar..silahkan Ctrl+U :)
wah gimana nih skrg kabarnya pasti lagi istirahat y?
hee,hee senang juga ada yang cari’in semasa anak mudanya melalak :D
Hahaha… RT = Road Trip.. modal irit.. ;)