Masih bagian dari Road Trip Tangkahan dan Bukit Lawang 2010, kisah perjalanan ke Bukit Lawang ini juga masih bagian dari assignment OIC-CDOC.
Setelah 2 hari 2 malam di Tangkahan, dan proses setup sistem selesai, kami bergerak ke Bukit Lawang (satu site lagi yang harus dikerjakan). Kala itu hujan turun dengan curah yang cukup mumpuni untuk membersihkan debu dari jalanan. Dan perjalanan balik ke arah Binjai berasa singkat karena anak mudanya sudah mulai hapal jalan, dan berani injak gas sedikit lebih dalam. Selepas Binjai, rute ke Bukit Lawang lebih “beradab” karena dimana-mana jalanan sudah ber-aspal. Dan dengan kecepatan tinggi, Chevrolet Trooper perjuangan kami pun sukses menghantarkan kami ke titik pemberhentian: Kantor OIC-CDOC Bukit Lawang.
Tiba di lokasi, hari sudah mulai gelap. Sebenarnya mau nangis juga, kala melihat di GPS si Ndro, jarak titik pertama (Tangkahan) dengan titik kedua (Bukit Lawang) ternyata cukup dekat +/- 20KM saja. Tapi ya itu dia tadi, jalan ke surga memang gak lurus-lurus amat.. banyak mutarnya

Akumulasi keletihan sepanjang perjalanan mulai terasa (terbukti beberapa waktu kemudian, dengan tepar-nya salah satu peserta di ruangan lab – barbut tidak disertakan). Tapi sejak tiba di Bukit Lawang, dan sepanjang malam, celoteh yang aku dengar dari para peserta selalu bernada sama
Masih lebih mantap Tangkahan daripada ini!
atau
Lebih mantap kesan pertama Tangkahan, kurasa..
Wakakaka.. sepertinya semua sudah jatuh hati sama Tangkahan (dan kopi-nya, dan turis-nya, dan *BLETAK*).

Penyelesaian Misi
Jam 10 malam, kita mulai eksekusi pengerjaan sistem. Karena semua setuju kalau keesokan harinya bakalan diisi dengan kegiatan senang-senang. Jadilah kamar hotel tak berpenghuni, karena sepanjang malam pasukan stay di lab (dan baru pulang jam 5 pagi).
Begitu sampai di kamar hotel, pasukan tepar tanpa ba-bi-bu. Sepertinya memang malam itu semua butuh istirahat yang cukup setelah berhari-hari saling bikin kacaw jadwal tidur anggota yang lain; disaat yang satu tidur, yang satu ngebangunin.. disaat yang satu bangun, yang satu ningalin tidur

Yah, singkat kata, misi selesai di jam 5 pagi itu.
Dan tentang senang-senang di Bukit Lawang. Besoknya, semua lebih memilih duduk diam di warung nasi, dan melarutkan diri dalam kenangan indah semasa di Tangkahan

Tolong dulu, kalau ada yang tahu dimana tempat jual anak kaya’ gini.. kasih tahu ya! Lumayan buat gantiin laptop sebagai sarana hiburan kalau mati lampu.


























Pingback: Kegiatan sehari-hari di Tangkahan Road Trip 2010 - Nich bukan nik atau nih