Sidikalang Road Trip

Senin kemarin, anakmudanya road-trip lagi. Kali ini perjalanan kita menuju ibukota Kabupaten Dairi, Sidikalang. Ada hajatan, teman kuliahku di Del (dulu), melangsungkan pernikahan
(sekali lagi Selamat buat Noricho dan Pangihotan)

Dari Medan, pasukan yang bergerak berjumlah 5 orang;

  • Anakmudanya sendiri
  • Pieps, pasukan wajib hadir
  • Ojak yang jadi fotografer dadakan (dadakan tapi beli SLR?)
  • Fredy sebagai bagian dari ikatan GCC
  • dan Sansan, peserta tambahan yang nongol secara mendadak

Dan ketahuilah bahwa kelima-limanya asli buta peta Sidikalang
:ngakak:
 

Rencana awal mau carter mobil, tapi berhubung waktu tidak memberikan kesempatan untuk memperoleh banyak pilihan, kami batalkan rencana itu – dan sepakat untuk memanfaatkan jasa angkutan umum; SAMPRI (rute Medan-Sidikalang). Dan karena semua sepakat untuk turut hadir di acara pemberkatan nikah yang bertempat gereja HKBP II Sidikalang, jadi kami harus berangkat dari basecamp anakmudanya pukul 05.00 (pagi) karena acara dimulai pukul 11.00 dan perjalanan bakal memakan waktu 4 jam lebih.

Dan benar, kami mulai perjalanan pukul 06.06 dan tiba di Sidikalang pukul 10.15 waktu jam tanganku. Wanti-wanti dengan durasi pesta yang lama, kami makan dulu di warung nasi yang bebas dari B2 – soalnya kalau Sansan tersentuh minyak B2 saja, bisa hujan 5-hari-5-malam kota Sidikalang dibuatnya.

Overall, acaranya berlangsung lancar dan menyentuh. Soalnya baru ini nikahan teman satu almamater yang kuhadiri mulai dari prosesi pemberkatan nikah di gereja sampai selesai. Yang sebelum-sebelumnya, aku baru tiba waktu acara sudah masuk bagian makan-makan di sopo, atau nyampe ketika makanan udah abis.

Partai dari Medan

Partai dari Medan

Eh, itu angkot Sidikalang ya, bukan SAMPRI! Kebetulan karena kami gak tau apa-apa soal kota Sidikalang, jadi disiapkan angkot buat jadi tebengan kami dari Gereja ke Balai Karina (tempat pesta selanjutnya).

Ojak gak kejepret, karena dia yang pegang kamera (kalau gak puas, bisa lihat foto lain di gallery lengkap). Sayang foto anak-anak SMA, wanita dalam seragam, dan beberapa individu menarik lainnya gak dia publikasikan
:ngeres: 

Mengenai kotanya; Sidikalang itu dingin lho, benar-benar beda dengan Medan yang beberapa hari belakangan ini panasnya bikin peran baju berubah, dari pakaian jadi lap keringat. Tapi jalan untuk memperoleh kenikmatan seperti itu emang panjang dan lama, terus berlubang dan banyak tikungan.. ya gitu lah kondisi jalan Medan-Sidikalang. Ditambah supir yang kaya’nya sentimen sama tiap lobang di jalan, dan bangku formasi 3 dipaksa buat 4 orang, alhasil kami semua pulang dengan masing-masing membawa cedera tulang ekor.

Cuma niat ku untuk menstok diri dengan Kopi Sidikalang  gak kesampaian berhubung kemarin prosedur pulangnya kaya’ orang kebakaran jenggot
:hmmm:

  • sinta

    :nyembah:

    banyakin donk foto2 sidikalang
    kita nie kangen bangetz ma sidikalang
    oke….

  • http://Idwanpandiangan.blogspot.com DoAn

    H :mataduitan: O :nyerah: R :hore: A :plis: S :duer:

  • http://kardomantumangger.blogspot.com Kardoman Tumangger

    Wah, seru juga bung perjalanannya ke kampung halamanku. Haha, gak dapat kopi ya, sekarang ini berbagai produk olahan kopi dari Sidikalang sudah dijual ke seluruh kota di Indonesia dan bahkan ke negara-negara Eropa dan Amerika. Jadi gak akan sulit menemukannya..hehehe

  • christina

    wuihh….gk nhn dech dinginnya kota sidikalang…..tmpt klahiranku………..

  • Agusdestrynataliasinaga4726

    Horas Sidikalang……

  • Hasoloan_sihombing

    masihol tu bona pasogit bah..andigan pe nian mulak…