Haus Interaksi

Kali ini, tanpa bermaksud menggurui, saya mau angkat sedikit materi yang kerap saya singgung di dalam sebuah workshop blog. Yaitu tentang konsep Web 2.0 yang jika boleh saya rangkum (terlepas dari perdebatan tak berujung di luar sana) sebagai; sebuah web-site yang dibangun oleh interaksi penggunanya.

Saya memang sengaja menekankan prihal “interaksi” pada sebuah blog saja, tanpa ada maksud menjual kata “Web 2.0” sebagai jargon yang bisa memberikan kesan bahwa saya itu high-tech.

Ketika dulu sebuah website cenderung memberikan informasi satu arah (dari sisi pengelola) saja, sekarang tulisan saya di blog ini bisa dikomentari oleh orang lain (baik itu untuk diralat, disangkal, atau di-spam). Ya, komentar yang ditinggalkan disini, secara tidak langsung berkontribusi dalam memperkaya informasi yang saya sampaikan, setuju?

Misalnya saja,

Saya membuat tulisan tentang sebuah perjalanan yang melibatkan saya dan beberapa teman. Tentunya saya menulis dengan sangat hati-hati agar kejadian atau hal yang memalukan selama perjalanan tersebut tidak turut saya paparkan, karena bisa jadi malah menjatuhkan nilai jual saya sebagai jomblo berkualitas. Ternyata oh ternyata, salah satu teman seperjalanan dengan semena-mena dan hati berbunga-bunga meninggalkan komentar yang membuka aib. Maka sukses lah kalian mendapat informasi tambahan, dan saya pun semakin jauh dari calon mertua.

Yah itu satu contoh kasus internal saja, untuk menunjukkan bagaimana isi blog ini dapat diperkaya oleh komentar pengunjungnya. Saya juga senang sekali kalau di luar blog ini, tulisan-tulisan saya malah dijadikan referensi, sehingga blog ini pun memperkaya tulisan orang lain (atau cuma sekedar dijadikan sasaran ping-pong).

Sehubungan dengan surat edaran, err.. Oleh karena itu, saya sekarang sudah menambahkan satu plugins di blog ini, yaitu “comment reply notification” yang fungsinya untuk mengirimkan pemberitahuan kepada orang yang meninggalkan komentar jika ada balasan terhadap komentarnya. Lagian masa’ cuma kita berdua yang berinteraksi.. rame dikit kan lebih seru
:hihi:

comment-reply-notification

Fitur untuk mendapat balasan komentar.

Jadi jika kamu mau meninggalkan komentar, bisa dilihat di bagian bawah ada elemen baru (checkbox) yang menyatakan kesediaan kamu untuk menerima e-mail jika ada yang membalas komentar kamu.

Perhatikan ya, secara default pilihan itu saya “centang”-in. Kalau tak sudi, tak apa-apa, saya gak bakalan marah koq, saya juga gak bakalan larang kamu main-main kesini lagi (kecuali kalau monyet disini mulai ngelemparin bom). Kamu tinggal buang saja centang-nya, rebes.

  • nah, ini sperti di blog2 orang terkenal kek shoemoney…
    berarti blog ini punya orang terkenal ya… :nyembah:

    • nichpakaich

      awalan “ter” pada kata “terkenal” bisa berarti “sudah di-kenal” jadi yah bisa kujawab lah, emang aku “terkenal”
      :ngakak:

  • dona

    ooo,,,ic,,ic,,,bagusla ada notificationnya,,,krna kadang2 suka lupa klo dirikyu prnah ninggalin jejak di salah satu blog,,,klo gini kan enyak :sip:

    • nichpakaich

      kau gak mau abang tinggalkan jejak abang juga di blog mu?

      • dona

        adek blm punya blog bang,,,adek lbh suka baca,,:baca:
        ntilah klo abg mo ngasi domain gratis, mgkn bs q pikirkan bkin blog,,,:uhuk:

  • kayaknya blog ini akan semakin ramai dikunjungi blogger2 yg seneng berdebat kusir… ikutan ah :hihi:

    • nichpakaich

      tapi kali ini belum ada debat, kan?

  • ikut nimbrung ahh :D

  • kiki delau

    Keren Bang. Pengiriman balasan ke email juga merupakan sebuah taktik facebook untuk menggingatkan orang untuk membaca balasan dari komentar yang diberikan..

    Salut deh…Bisa kunjungi blog Bang Nich secara kotinue…:sip::sip::sip:

    • nichpakaich

      kalau fesbuk, emang pantang tak hepot tuh, dek
      :hihi:

      abang menunggu alamat blog-mu, lho

  • Blogku dah tamat lae… :hiks:

    • Tamat napa atuh, Bang? Posting lg dong… Hausss. Btw, nih blog Abang koq lama amat loading-nya?

      • nichpakaich

        iya bentar dibuat postingan baru..

        Tapi kalau masalah loading terasa lambat, itu kendala koneksi aja barangkali :melet:

  • betul juga. tapi kadang malas juga kalo terlalu panjang thread nya :hihi:

    kalo di domain wordpress bisa dibuat gini juga gak ya?
    udah sepi pengunjung blogku bah :hiks:

    • nichpakaich

      panjang juga kalau seru, gak papa, dek.
      kalau di wordpress.com gak bisa utak-atik blog.. emang harga gak pernah bo’ong :melet:

  • heheh iya ini sangat perlu juga yaw bisa saling share berbagi pengalaman dgn bgitu bisa jd sebuah dialouge untuk menambah wawasn he
    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    makasih
    :D

    (link removed)

  • Dites dulu ah notifikasinya :sip:

    • nichpakaich

      keren euy situsnya.. mantap!
      :sip:

  • Setuju bang… kini memang lagi jamannya “interaksi”, yang tadinya simplex a.k.a broadcast… kini berkembang duplex…
    Dengan adanya kolom “komentar” pada suatu situs akan meningkatkan kualitas situs tersebut…
    tapi tergantung juga sih, isinya berupa kritikan membangun.. atau hanya sekedar tulisan nge”junk” yang tak membuat semak…
    hehe…

    • nichpakaich

      hahaha, gak bisa disalahkan.. itu juga hak orang koq
      kalau mau dibatasi, sebenarnya tiap komentar bisa di-moderate kan?

      tapi itu sama aja kaya’ balik ke zaman orba
      :grogi:

  • hiduip ini emg butuh interaksi ya gan..
    Btw mampir donk gan ke blog ane. Ga nyesel lho

    • nichpakaich

      sudah mampir, gan.. pengen komentar tapi gak bisa pakai alamat blog ini
      (kalau gak keberatan sih, set comment setting-nya)

  • yup gpp, mau kuk dikabari kalo ada balasan, no problem :nyembah:

  • oh jadi begitu ya..txh infona

  • Yup betul tuh semakin banyak komentar semakin seru, biar blog kita gak sepi, hitung2 juga biar gak jenuh dengan hanya berinteraksi 1 orang aja.