Kenapa Juga Musti Matikan Hape

Celoteh 16 Komentar »

No Cell PhoneBerapa banyak diantara kita yang pernah menegur orang yang satu baris dalam pesawat dengan kalian, karena dia masih menggunakan telepon genggam di dalam kabin pesawat?

Sudah benarkah keyakinan kita bahwa penggunaan handphone di dalam pesawat bisa membahayakan penerbangan?

Sepertinya sudah menjadi pengetahuan umum, bukan? Terbukti dari dikeluarkannya UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang berisi larangan penggunaan telepon genggam di dalam pesawat, dengan sanksi kurungan penjara dua tahun atau denda 200 juta rupiah.

Pasal 54

Setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan:

huruf f. pengoperasian peralatan elektronika yang mengganggu navigasi penerbangan.

Walau begitu, tetap saja kan masih banyak orang yang dengan santainya menggunakan perangkat elektronik seperti handphone, entah sebelum lepas landas, atau pun ketika baru mendarat. Masih kuingat di penerbangan MES-CGK terakhir yang kualami, si bapak malah ketika diingatkan oleh pramugari untuk mematikan handphone-nya, malah cuma menyelipkan gadget-nya ke saku jaketnya (tanpa dimatikan).

Masih teringat pengalaman ketika terbang pulang dari Batam, saat itu tiba-tiba pesawat kami dialihkan, karena katanya ada masalah teknis di landasan pacu lapangan udara Polonia. Tak tahunya, hari itu 5 September 2005 adalah hari kelam tragedi Mandala. Kami baru tahu prihal jatuhnya pesawat Mandala setelah pesawat kami mendarat di Penang. Dan selama perjalanan lanjutan menuju Medan, suasana tegang benar-benar terasa di dalam kabin.

Lalu menjelang pendaratan, tiba-tiba dari arah belakangku, terdengar deringan telepon seluler. Kontan penumpang lain melirik, bahkan ada yang sampai berdiri dari kursi, dan melihat ke arahku. Tanpa suara kugerakkan tangan, memberi tanda bahwa yang pakai handphone adalah orang di belakangku.

Sepertinya semua orang sudah memiliki bekal pengetahuan tentang interferensi sinyal radio yang diakibatkan telepon genggam terhadap sistem navigasi penerbangan. Barangkali seperti kalau handphone dekat speaker, muncul bunyi ti..t.ti..ti..t.t..it atau kresek-kresek gitu ya?

Tapi benarkah demikian adanya?

Baca kelanjutannya.. »

Menjunjung Tinggi Bahasa Persatuan

Celoteh 6 Komentar »

28 Oktober 2011 kemarin, adalah Hari Peringatan Sumpah Pemuda. Sedikit fakta yang perlu diketahui, bahwa sebenarnya Sumpah Pemuda ini tidak memiliki naskah otentik. Yang ada adalah naskah otentik Poetoesan Congres Pemoeda-Pemoeda Indonesia.

Naskah Otentik Sumpah Pemuda

Naskah Otentik Sumpah Pemuda

Kenapa saya mengangkat ini, karena sepertinya sudah terjadi pergeseran yang saya dengar dari beberapa orang yang saya tanyakan tentang isi Sumpah Pemuda itu sendiri. Khususnya pada bagian ketiga, tentang bahasa persatuan bahasa Indonesia.

“Kami putra dan putri Indonesia berbahasa satu, bahasa Indonesia”

Kalimat di atas adalah kalimat yang saya dengar dari beberapa orang yang saya tanyakan tentang isi Sumpah Pemuda. Sepertinya tidak “tepat” yah?

Semoga saja dia tidak lupa juga dengan isi Pancasila.

Silahkan dibaca tautan di atas, untuk paham tentang pergeseran dari naskah yang otentik.

Jadi Enak

Celoteh 17 Komentar »

Enakan mana, masakan emak di rumah atau jajanan di luar?

Tulisan ini kudedikasikan untuk anakmuda yang berusaha untuk hidup sehat dengan mengurangi jam “makan-terbang” dan lebih memilih slow-food yang dimasak di rumah.

Sebagai anak yang berbakti, keseharianku berpegang kepada nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan oleh orangtua. Dan belakangan ini aku sedang menerapkan hidup hemat cara anak rumahan. Tak sulit, yang penting siap sedia membantu acara masak-memasak di rumah, sehingga tidak perlu makan di luar (hei, semua tahu makan di luar itu mahal, bisnis kuliner kan untungnya besar).

Selama beberapa waktu, ada sedikit pengalaman yang mengarahkanku menjadi penggemar sayur bening di rumah. Hal ini dikarenakan kalau Ibuku memasak sesuatu, apalagi jika melibatkan santan dan bumbu-bumbu lainnya, pastilah rasanya kacau di lidah (maap ya, Buu.. anakmu berusaha jujur nih).

Tapi kemarin itu aku mendapatkan satu pelajaran, entah kalau ini berlaku buat orang lain, tapi yang jelas efektif di aku.

Baca kelanjutannya.. »

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in

Switch to our mobile site