Kecantol Twitter

Internet 14 Komentar »

Barangkali tulisan ini bakalan dirasa “basi” kalau yang ngebaca adalah orang-orang dari timeline-ku. Tapi ini adalah fakta, dan anakmudanya harus jujur kalau belakangan kandang monyet yang satu ini agak jarang di-update gara-gara Twitter.

Nichpakaich-twitter-widget

Update status twitter

Buat yang sering berkunjung kesini pasti lebih menyadari kalau perubahan yang muncul hanyalah perubahan isi widget twitter (yang artinya, saya aktif update status di twitter). Buat yang bertanya-tanya yang mana itu widget twitter, coba lihat di sidebar kanan bagian agak bawah. Ya cari saja bagian yang kira-kira seperti gambar di sebelah.

Menempatkan diri untuk terlibat dalam sebuah program tentunya memiliki manfaat yang dikejar. Dan buat saya, manfaat yang saya nikmati adalah hiburan.

Kenapa hiburan?

Oh, harusnya kalian lihat isi timeline-ku. Orang-orang yang ku-follow benar-benar bisa bikin acara bengong berganti dengan cengar-cengir sendirian. Gak percaya? Cobain deh baca nih #tebakanbetmen

Walaupun twitter punya keterbatasan, hanya 140 karakter. Tapi ternyata benar pepatah yang mengatakan “size doesn’t matter”.

Keterbatasan 140 karakter ini, dan keterbatasan dalam keragaman content (tidak ada gambar, tidak ada pengaturan format text, dll.) tidak menjadi masalah. Justru karena kesederhanaan twitter ini lah para pengguna tidak terbebani untuk melakukan update status. Tidak seperti blog yang relatif lebih sulit dalam pengelolaannya (harus buka dari web, login, atur title, mikirin bahasa yang bagus untuk isi tulisan, ngatur tag/label, dll. dkk. dst.)

Baca kelanjutannya.. »

Kecantol foursquare

Internet 22 Komentar »
foursquare-logo

foursquare

Ya, seperti yang kalian sudah pada tahu, saya punya kebiasaan buat gabung ke situs jejaring sosial yang namanya berawalan dengan hurup ‘f’ (baca: tulisan tentang Plurk)

Sebenarnya saya sudah lama gabung di foursquare ini, dan pada awalnya saya tertarik karena pingin punya “materi” buat update status twitter (walaupun kemudian sadar ada manfaat “lebih” yang bisa ditawarkan oleh jejaring sosial yang satu ini).

Bombardir check-in saya melonjak ketika saya berada di Jakarta bulan lalu. Berhubung kalau di kota lain, anakmudanya terbilang “lasak” dan rajin beredar terosss. Sementara kalau di kota Medan ini, tahu sendiri lah.. rute anakmudanya cuma rumah-basecamp pulang-pergi beda-tanggal.

Trus kecantol apalagi?

Re-Tweet pada Twitter

Internet 34 Komentar »

Tulisan ini digagasi oleh @pemirsa yang semalam meramaikan timeline-ku dengan pembahasan tentang fitur “RT” pada Twitter.

RT bukan Reply-To

“RT” pada twitter sebenarnya adalah singkatan dari Re-Tweet, yang artinya kira-kira: meneruskan tweet dari seseorang yang kita following, kepada follower kita. Format yang digunakan, biasanya seperti ini:

RT<spasi>twitterID<titik-dua>isiTweet

Cukup adil karena disitu terlihat usaha untuk menghargai hak kekayaan intelektual seseorang, dengan menyebutkan namanya pada RT. Ini berkaitan dengan positioning twitter sendiri (pada awalnya) yaitu “micro-blogging”, sehingga kaidah dan etika dalam nge-blog pun diimplementasikan (seperti halnya dalam dalam tulisan blog, jika artikel adalah salinan dari tempat lain, maka sudah seharunya menyebutkan sumber tulisan).

Baca kelanjutannya.. »

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in

Switch to our mobile site