BNN Turun ke Kancah Selebriti

Aku tidak ingat siapa yang pertama sekali menyuarakan aksi penggerebekan BNN di kediaman Raffi Ahmad, yang pasti di rumah mertuaku pembahasan tak lepas dari topik yang satu itu – sampai dua hari.

Aku yang awalnya hanya membantu mengklarifikasi berita (seperti biasa, check dan re-check ke media berita di internet), tak kuasa melepaskan diri sebagai sumber gosip di rumah mertua. Sumber gosip? Ya, setiap nemu berita yang memaparkan perkembangan penyelidikan kasus oleh BNN, aku sampaikan ke Yuni. Dan Yuni akan ngeloyor keluar, ngobrolin hal tersebut ke kakaknya, yang kemudian ditindaklanjuti dengan proses meneruskan info terkini ke ibu mertua, dan seterusnya, dan seterusnya.

bnn-grebek-raffi-ahmad

Sumber: tabloidbintang.com

Yaa..apa yang kulakukan barangkali hanya skala kecil, dan kurang berarti, mengingat apalah-awak-ini yang hanya rakyat jelata dengan akun twitter pribadi sebagai sarana penyebaran informasi untuk publik. Tapi lain ceritanya jika yang ngomongin kasus ini adalah wakil rakyat, atau media mainstream yang terus melaporkan berita ini, bahkan kalau boleh aku katakan, imbang-imbang aktualitas pelaporan kondisi banjir Jakarta kemarin. Sampai yang detil-detil pun dilaporkan, seperti manjanya Raffi peluk-peluk pegawai wanita BNN.

Beberapa orang di twitter – entah serius, entah bercanda – menyebutkan bahwa berita tentang BNN yang menggerebek kediaman Raffi Ahmad, adalah pengalihan issu belaka; memudarkan kasus Ardina Rasti, melupakan kasus penculikan anak Nassar, dan mengalihkan perhatian masyarakat dari pencalonan Farhat Abbas untuk kursi presiden.

Aku bilang sih, beritanya emang menjual. Menurutmu?

  • ura

    Yg paling utama sih kayanya pengalihan perhatian masyarakat dari kasus tabrakan X5 dan Luxio itu lohh. Malahan si anak udah terbang ke london menurut informasi.

  • Helda Sihombing

    Aku sampe sekarang ini beritanya gimana sih. Uda beberapa kali baca berita-beritanya tapi ngga ngeh juga jadinya gimana, Bang. -.-”

    Btw, di sini ngga bisa komen pake URL blog ya, Bang?

    • yaa.. entah gimana lah beritanya itu, bingung :))

      bisa koq komen pakai Nama dan URL blog.. :-/

  • Pingback: Merayakan kretek sebagai produk budaya unggulan khas Indonesia - Nich bukan nik atau nih()