Dapat Promo Smartfren Andro 4

Minggu malam kemarin (7/10), habis juga setengah jam lebih buat mutar-mutar nyari parkiran – dari lantai dasar sampai ke lantai lima Plaza Medan Fair. Alhasil, ketika aku memasuki area pameran Fomikom, waktu sudah hampir jam 8 malam. Langsung aku temui bang Ilham,

Aku: Bang, lelangnya sudah dimulai?
Bang Ilham: Udah selesai pun, tengah lapan tadi dimulai

Aduuh.. kenapa lah harus padat kali parkiran disini kalau sudah akhir pekan! Jadi gagal ikutan lelang. Jadi gak bisa dapat SmartFren Andro 4 seharga 590rb!

Sebenarnya, sudah hitungan bulan aku mau beralih ke perangkat Android. Kenapa? Sederhana saja. Aku sedang menghindari perangkat yang memiliki terlalu banyak tombol – seperti gadget yang selama ini jadi andalanku – berhubung penyakit tombol-nya (stuttering key) kambuh. Tapi berhubung anggaran sedang ketat, aku nyari gadget yang harganya dibawah satu juta, dengan fitur yang handal (sekarepmu, nduk)
:ngakak:

Nah, pertimbangan berikutnya, adalah tentang koneksi. Berhubung yang namanya gadget bagiku bukan sekedar buat gaya-gayaan, aku perlu pilih juga operator yang menawarkan koneksi yahud. Jawaban untuk pertimbangan yang satu ini, kutemukan ketika melirik Lae Adieska yang selalu asyik dengan gadget CDMA-nya. Kutanyakan provider-nya apa, dia jawab Smartfren. Awalnya aku sedikit bingung, karena melihat sentimen negatif dari beberapa teman yang mengeluhkan koneksi modem Smartfren mereka. Tapi entah kenapa, koneksi Lae Adieska membuktikan sebaliknya.

Maka, aku pun berpikir untuk mencari perangkat berbasis Android yang mengusung koneksi CDMA sebagai pilihan. Tapi, saat itu, aku sama sekali buta akan opsi yang aku punya. Ditambah lagi koneksi internet di sekolah lagi down, alhasil niat untuk survey pun menemui hambatan.

Hari Sabtu kemarin (6/10) aku terpapar akan promo Smartfren yang sedang pameran di Fomikom (Plaza Medan Fair). Melihat Smartfren Andro, langkahku langsung terhenti. Bagaimana tidak terpikat, melihat penampilan layar 4-inci yang lega.

Ketika sedang tanya-tanya, tiba-tiba abang yang jagain counter bilang kalau tampangku familiar. Ternyata benar saja, kami dulu satu SMA waktu di Aceh. Lancar lah jalanku untuk tanya-tanya dan mendapat bocoran; bahwa selama Fomikom, Smartfren mengadakan lelang khusus untuk Smartfren Andro!

Walaupun selama pameran berlangsung, harganya sudah diturunkan (harga awal 1,4jt) menjadi Rp999.000 – tetapi ketika jam lelang dibuka – pengunjung bisa dapat harga yang jauh lebih murah. Sebelumnya saja, sudah ada yang menang lelang dengan harga penutupan Rp750.000

Aku pun langsung tanya jam berapa lelang akan diadakan keesokan harinya. Dan tekad sudah bulat untuk mengadu kesempatan pada hari Minggu-nya. Tapi dari bagian awal postingan ini, tentunya kalian sudah tahu, anakmudanya gagal ikutan dalam proses lelang. Dan akhirnya pulang dengan gadget yang dibeli seharga Rp999.000 (harga promo yang berlaku). Tapi, jujur. Saya puas!

smartfren-andro4

Akhirnya beli Smartfren Andro

Pengalaman dengan SmartFren Andro

Stop beli hape mahal-mahal

Begitu lah motto ku. Perkembangan teknologi dan trend begitu cepat. Jadi beli yang murah-murah aja, tapi tiap tahun bisa ikutin perkembangan. Tapi gak nyangka juga, bermodal duit 999rb bisa dapat perangkat berbasis Android dengan spesifikasi seperti ini:

Spesifikasi SmartFren Andro

Klik untuk gambar lebih besar

Berbeda dengan gadget yang kupakai sebelumnya (dan masih dipakai juga sih), di Smartfren Andro ini gak ada itu indikator jam yang suka muncul ketika perangkatnya kupaksa kerja berat sedikit aja. Maklum, processor Smartfren Andro ini lumayan mumpuni, Qualcomm 1.0GHz (dua kali lipat dari “beri-hitam” yang cuma 512MHz)

Lalu satu hal lagi yang bikin puas; koneksinya! Berseluncur dengan koneksi CDMA EVDO Rev. A di Smartfren ini berasa lebih nyaman ketimbang koneksi perangkat yang satu lagi (mentok di EDGE sih), bisa tethering pula! Walau Smartfren Andro ini sebenarnya adalah buatan China (Hi Sense, model HS-E910) tapi ibarat mobil; buat apa beli Ferrari kalau jalanannya masih aspal berlubang-lubang, toh gak bisa ngebut juga ‘kan yah?

Satu-satunya kendala: aku masih tergolong pengguna baru untuk sistem operasi Android. Jadi masih banyak yang harus dipelajari, khususnya urusan instalasi aplikasi yang menuh-menuhin internal memory – kalau ada yang mau bantuin, boleh tinggalkan komentar
:hehe:

  • Dinneno

    Lelang yang pertama itu aku ikut liat, tapi ya karena niatnya mau beli yang tablet jadi ya cuma liat lelang aja. Yang tabletnya tetap dibeli juga. FYI smart andro tablet cukup keren. Dengan harga murah gadget itu udah bisa smsan kayak tablet vendor “S” yang mahal. Kemampuan thetring nya sampe 5 gadget.

  • sakti

    smoga cepat memahami os androidnya ya master…. GBU.

    • mulai paham, dan semakin paham kalau aku belum yakin buat ngoprek-ngoprek, bang :))

  • leh njam ga eaaa

  • adam baros

    di root dulu bg. lalu instll app link2sd…. biar lega memory datanya

    • Nah, si bro satu ini, dari sore aku samperin di Y!M gak nyahut.. Aku mau tanya-tanya jurusnya itu tuhh :p

  • Verry IDBlogNetwork

    Wah Keren, dapat harga lelang segitu… Saya pernah dapat dari smartfren htc desire vc, cuma harganya sama dengan harga normal

    • Lah, harganya sama dengan harga normal? Penawaran macam apa pula itu? :))
      *semoga saya yang salah tanggap, atau si mas yang typo*

      Nichpakaich
      @nichpakaich – http://nichpakaich.net

  • Maap ea bang ga pernah blogwalking jdnya agak kuper geto. :p

  • modern classic furniture

    enak banget neh dapet hadiah yaaa…

  • Wah… Hape baru nih bang… Bagi atuh whatsapp nya… Wekekeke

  • poetra

    Kalau belum di-root, install app 2 SD yang biasa dulu pun bisa, Lae. Download aja di play store :)

    • Berkat teman-teman AndroidMedan dan Teknonesia, udah sukses di-root, Lae :D

  • erwan

    tuh udh bisa download line??