Ikutan Prenagen & The City

prenagen-the-city-medan-yuninanich-venue

Yuninanich di Prenagen & The City Medan 2013

Hari Minggu kemarin, aku dan istri tercinta, sukses mengikuti acara Prenagen & The City di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention. Sudah lama memang kami nantikan acara ini, berhubung Yuni sedang hamil anak pertama kami dan sepertinya event seperti ini memang pas untuk dijadikan ajang seru-seruan bermanfaat di kala weekend. Juga tergiur doorprize, tentunya
:hihi:

Sebenarnya ada 2 gelombang acara Prenagen & The City untuk hari Minggu tanggal 14 April 2013 kemarin. Kami memilih untuk ikut sesi yang pertama, dengan pertimbangan sederhana; pasti lebih segar kalau ikut kegiatan di pagi hari. Dan sebelum jarum jam menunjukkan pukul 08.00 foto pertama kehadiran kami di venue pun sudah terekam.

Hal pertama yang harus kami jalani adalah melakukan registrasi peserta, tentunya. Dengan menunjukkan tiket (yang sebelumnya kami beli dari pramuniaga Prenagen di Carrefour Plaza Medan Fair, 2 tiket seharga Rp150.000) masing-masing kami diberikan satu set goodie-bag yang berisi kaos, notes, brosur dan satu DVD Prenagen Belly Danxercise® beserta paket snack yang isinya sangat-lumayan.

prenagen-the-city-medan-goodie-bag

Goodie bag dan borongan.

Menyelesaikan Misi

Dari penjelasan kakak-kakak di meja registrasi, ternyata acara hari itu tidak langsung dimulai dengan seminar dan senam kebugaran untuk ibu hamil (yang jadi tujuan utama kami). Tapi para pengunjung diberikan waktu terlebih dahulu untuk mencoba beberapa booth yang menawarkan beragam layanan. Mulai dari baby namerator sampai kelas pastry untuk membuat camilan sehat dengan Prenagen;

  • Baby Namerator adalah sebuah layanan untuk membantu ayah dan ibu memilih nama bayi,
  • Lalu ada booth Consultation, yang dilayani oleh ibu-ibu dari RSIA Stella Maris
  • Selanjutnya ada Mother’s Letter Tower, yang memberikan kesempatan bagi ayah dan ibu untuk foto bareng dan menuliskan harapan bagi si kecil — yang kemudian di-slideshow gitu pada display khusus
  • Naah, ini booth yang paling seru, sampai-sampai Yuninanich pun jadi chef-assistant disitu, ada kelas Pastry Cooking.


Oke, seru sih, walau kami sempat kewalahan karena terburu-buru nyobain booth-booth yang ada. Awalnya disarankan untuk mencoba keempat booth yang ada, untuk diberikan stempel pada sebuah kartu khusus — yang jika sudah lengkap 4 stempel, kartunya dapat ditukarkan dengan hadiah menarik. Berhubung jadwal acaranya tidak diumumkan dengan jelas, tentu saja kami sedikit was-was karena khawatir acara utama dimulai sebelum kami selesai menjalani misi pagi itu.

Seminar “Caring Your Pregnancy”

Oke, kami gak kebagian duduk di barisan depan. Berhubung yang dikhawatirkan terjadi.

Disaat Yuni sedang seru-serunya belajar bikin Pie Susu Bali, eh tiba-tiba disuarakan agar seluruh pengunjung untuk memasuki ruangan karena acara segera dimulai. Alamak. Peserta berduyun-duyun masuk, dan kelas memasak Yuni pun dikebut langsung ke bagian bagi-bagi sample.

Oh ya, sebenarnya di acara itu, kami gak cuma berdua. Tapi ada kak Wirda dan bang Wahyu juga. Iya, kakak blogger-penulis yang satu ini juga sedang hamil lho, kawan. Sehat-sehat ya, kakak..

prenagen-the-city-medan-yuninanich-weirdaft-wahyu

Wahyu Wirda dan Yuni di Prenagen The City Medan

Sesi seminar bertajuk “Caring Your Pregnancy” dibawakan oleh Dr. Christoffel L.Tobing SpOG (K) dengan tajam. Jadi ingin menyatakan stereotip marga Tobing nih. Hehehe.. Tapi emang beda lah, belum pernah aku ikut seminar, yang pembicaranya masuk dari belakang sambil nyanyiin lagu Ari Lasso. Mantap, tulang!

Materinya bagus-bagus, dah sepertinya hari itu kami mendapat beberapa jawaban untuk pertanyaan seputar kehamilan, seperti:

Bolehkah ibu hamil ke dokter gigi, untuk tambal gigi?

Benar-benar gak salah Prenagen ngundang pembicara yang satu ini.

Tapi yang kusayangkan, sepertinya ada miss dalam hal timing pelaksanaan acara. Entah slide-nya kepanjangan dan belum dirampingkan, atau waktunya diperpendek. Kesannya ngebut. Dan pertanyaan yang sudah disiapkan Yuni pun tak sempat diajukan berhubung sesi tanya jawab keburu diakhiri.

Melihat Langsung TheRealDiSastr

Sampai segitu komentar kak Wirda, coba. Emang kehadiran Dian Sastrowardoyo sebagai brand ambassador Prenagen benar-benar menceriakan hari, lho. Ngobrolnya enak, ramah, kaya’ dia lagi ngobrol sama teman aja.

prenagen-the-city-medan-therealdisastr

Dian Sastrowardoyo di Prenagen & The City Medan 2013

Sayang, sekali lagi sayang, Yuni belum kesampaian buat foto bareng mbak Dian, berhubung gak terpilih. Karena ada 5 orang yang dipilih untuk mengajukan pertanyaan ke mbak Dian dan 5 orang untuk diberi pertanyaan seputar produk Prenagen. Syukur si-abang emang gak minta yang aneh-aneh
:hihi:

Prenagen Belly Danxercise®

Naah, tiba lah waktunya untuk berkenalan dengan senam yang satu ini. Prenagen Belly Danxercise® adalah modifikasi tari perut yang sedari dulu oleh masyarakat Timur Tengah telah digunakan untuk menjaga kebugaran fisik dan mental selama masa hamil. Senam ini melatih otot-otot yang berkaitan dengan proses persalinan, lho.

prenagen-the-city-medan-yuninanich-belly-danxercise

Yunianich siap-siap ikutan Belly Danxercise

Manfaat Prenagen Belly Danxercise® antara lain:

  • Menjaga kebugaran tubuh
  • Membantu mendapatkan postur tubuh yang baik
  • Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi serta flaksibilitas tubuh
  • Meringankan nyeri punggung selama kehamilan & persalinan
  • Meningkatkan kendali pada otot perut & panggul
  • Memperkuat otot dasar panggul, punggung & perut
  • Meingkatkan serotonin dalam tubuh, sehingga mengurangi stress

Dan ibu-ibu di Medan kebagian kesempatan untuk belajar senam ini secara langsung, tentunya dengan dipandu oleh istruktur senam yang memang sudah paham kondisi ibu hamil. Walau beberapa kali, aku dan kak Wirda serta bang Wahyu bertanya-tanya, itu apa yang senam memang semua hamil ya? Soalnya ada tuh yang gerakannya ‘nyentak-nyentak’ gitu.. Terlampau bersemangat, sodara-sodara.

Oh ya, kemarin kak Wirda gak ikutan sesi senam ini, karena bagi yang usia kehamilannya belum lewat 4 bulan disarankan untuk tidak ikut senam ini dengan alasan keselamatan.

The Prizes

Kembali, dengan kesan dikebut, sepertinya acara kami kemarin memang mundur dari jadwal yah? Gak tahu gimana teman-teman yang ikutan sesi 2, apakah terlambat dimulainya?

Soalnya, ketika acara senam masih berlangsung, pelan-pelan massa seperti kehilangan panduan. Kami bingung ngelihat orang-orang pada keluar ruangan (padahal instruktur masih aktif mengarahkan dari depan). Ada yang keluar lalu masuk sambil membawa nasi kotak — yang sepertinya jatah makan siang peserta. Dan alhasil, lantai senam mulai kelihatan “ompong”

Tapi istriku, yang memang mau belajar, ikutin terus sampai penuh lho. Sampai capek, katanya.

Dan tiba-tiba, di tengah-tengah obrolan singkat kami-kami itu, MC acara mengumumkan pemenang lucky-draw juga para pelaku live-tweet terbaik. Syukur lah, di antara kami, kak Wirda mendapatkan satu hadiah lucky-draw. Dan kami yang sudah terbukti gak dapat apa-apa dari undian, pun berharap bisa mendapat sesuatu dari melakukan live-tweet. Tapi apa daya, daftar pemenangnya tidak keburu ditampilkan semua — baru sampai pemenang ke-delapan, layarnya dikebut untuk display hal yang berbeda.

Dan kami sampai sekarang gak tahu, apa memang dapat apa emang enggak.

  • Jadi, ngga ada pengumuman yg menang livetwit gitu maksudnya, Bang? Padahal kemungkinan besar pasti menang. -.-

    • Ada, atau lebih tepatnya dikatakan “sempat ada pengumuman pemenang live-tweet” tapi ya itu, baru delapan nama yang ditampilkan di depan, eh.. stop

  • susilawati

    bagi2 info donk …..
    untuk event prenagen dijakarta..
    saya sekarang hamil dh 8 bln pengen bgt ikut event seperti itu….
    ditunggu kbrnya

    • nichpakaich

      Saya sarankan Anda follow saja twitter Prenagen untuk update informasi resminya.

      Semoga lancar menuju persalinannya ya. Kalau menurut hemat saya nih, sebulan ke depan sepertinya tidak ada lagi event — menjelang persalinan Anda.