Kenapa Harus ke TPS?

Jadi, PILPRES 2014 sebentar lagi akan dilaksanakan, sudah H-1 nih. Gimana? Sudah mantap dengan pilihannya?

Barangkali bagi sebagian banyak orang, tanggal 9 Juli 2014 adalah hari yang ditunggu-tunggu, karena akan ikut menentukan masa depan Indonesia.

Bagi sebagian lain, tanggal ini adalah milestone, sebuah momen yang diharapkan akan menurunkan jumlah postingan copras-capres di media sosial – yang katanya sudah bikin eneg, gerah, atau blingsatan karena aksi membabi buta yang mewarnai timeline.

Bagiku pribadi, ini jadi ajang pembuktian, apakah TPS di dekat rumah mertuaku, bisa memfasilitasi Pemilih Perantau seperti aku yang ingin memilih dengan jujur tapi terhalang urusan administrasi (siapa juga yang kelayapan bawa-bawa KK, coba?). Iya nih, kemarin mau urus formulir A5, tapi TPS asal belum dapat kelengkapan logistik (katanya mereka, belum dapat formulir C6). Sudahlah, jangan ditanya kenapa e-KTP tidak bisa mengakomodasi urusan pemilu di negara kita ini.

Update 2 jam sejak postingan ini diterbitkan: Menurut referensi dari Kompas yang dibagikan RelawanPaTen, Pemilih Perantau dapat meminta surat keterangan domisili untuk ikut serta di TPS. (Gambar dan Sumber: disini).

Pantau Pilpres 2014

Terlepas dari aksi saling-serang dari kubu masing-masing kandidat (yang sudah dan masih terjadi), aku aminkan bahwa siapapun yang terpilih menjadi presiden melalui Piplres kali ini, akan mendapat dukungan dari seluruh rakyat Indonesia. Minimal, dikontrol lah, sama rakyat. Kasihan kalau sampai ada presiden gak di-terge (bahasa Medan; dianggap) sama rakyatnya.

Kembali ke judul, kenapa harus ke TPS? Kalau aku, yang belum jelas peluang untuk ikutan memilih tahun ini. Yang bisa aku lakukan, ya setidaknya ikut memastikan pemilihannya berjalan sesuai dengan aturan main. Bagi yang ingin terlibat aktif dalam memantau jalannya Pilpres ini agar berlangsung bersih dan jujur, boleh merujuk ke gambar di bawah ini

Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin ringan pengawasannya, toh? Artinya gak perlu juga aku seharian nongkrong di TPS, kalau orang lain yang juga ada di TPS setelah aku pulang, ikutan memantau.

PS: Sebenarnya ada banyak Android Apps untuk memudahkan partisipasi langsung oleh masyarakat, misalnya Pemilu Bersih ini, tapi aku sih tidak berkesempatan untuk nyobain berhubung gak punya gadget yang memadai
:kembik2: