Kepentingan Siapa

Malam Senin kemarin ada film bagus, judulnya “NERO“. Sesuai namanya, film ini bercerita tentang Kaisar Nero dari Roma, dan aku berjuang dengan keras untuk bisa tonton itu film dari awal sampai akhir. Ya, memang badan ini sudah dibiasakan untuk mengikuti bioritmik orang-orang “normal”. Jadi wajar kalau jam 1 dini hari anakmudanya udah ngantuk berat.

Oke, alasan kenapa aku tonton itu film adalah karena aku punya ketertarikan akan kisah-kisah bersejarah (apalagi kalau udah masuk dalam kategori ‘epic‘). Kerap ditunjukkan sebuah pemerintahan dengan pemimpinnya yang agung dan berkuasa, tapi berujung petaka gara-gara ulah segelintir orang. Entah itu beralaskan ambisi, atau bahkan cuma kekhawatiran tak beralasan.

simbolis-roma-jatuh

Film serupa, yang kutonton entah kapan itu, menceritakan tentang Kaisar Julius Caesar. Satu nama besar, yang ujung hidupnya berakhir tragis di tangan anggota-anggota senat, orang-orang yang sama, yang seharusnya menjadi penyokongnya. Demikian juga dengan film Nero ini..

Cari aja sendiri film-nya yah, anakmudanya ogah jadi spoiler..

Sepertinya selama wakil rakyat terdiri dari manusia – daging dan darah – emang kemungkinan bagi napsu untuk menguasai akal dan pikiran, bisa saja terjadi. Gak usah pun wakil rakyat, pemimpin agama juga bisa berlaku demikian (contoh: pendeta tinggi di film 300).

Yang membuat lebih miris lagi adalah, ketika melihat kumpulan kawan-kawan dekat mengutamakan kepentingan golongan. Sementara jika ditilik tanggung jawab moral mereka, justru seharusnya mereka mengutamakan kepentingan orang banyak. Tapi, untunglah, karena itu masih lebih baik ‘kan ketimbang tiap-tiap mereka mengutamakan kepentingan pribadi?

Dasar, sudah malang pun, masih saja ada “untung”-nya
:hihi:

  • namanya juga Pelem. kata bapak gw pelem itu barang yang di temPEL tapi di eLEM.

  • betul mas,.
    setuju saya dgn pendapat anda.
    thanks.

  • sinopsis film atau apa ni bang? :nyembah:

    • nichpakaich

      sebenarnya mengambil hikmah dari sebuah film.. gitu
      :hehe:

  • dah jarang saya nonton ginian..

    *biar dibilang eksis*

  • betul bgt mas… aq setuju 100%???

  • yup setuju banget mas, slm kenal ya