Ma-Pes

Sepanjang minggu ini, kerjaan datang silih berganti, dan bagian yang paling menyita tenagaku adalah : menyusun prioritas. Kerjanya sih gampang, nyusun prioritasnya yang bikin puyeng. Tapi ujung-ujungnya sih, tetap anak mudanya yang puas
:ngudut:

Setelah melewati akhir pekan yang panas, keliling-keliling kota Medan. Dan melanjutkan urusan “layanan purna jual” ke Kampung Lalang jam 12-malam teng! Lalu melakukan kunjungan teknis ke Satahi-Net (virus mempererat silaturahmi) pas jam 3 pagi. Akhirnya Minggu pagiku ditutup dengan sarapan serabi di rumah WWL
:phew:

Nikmatnya duduk menikmati manisnya serabi di pagi yang cerah. Ditemani teh manis hangat, mengusir penat di badan akibat begadang. Ketika mendongkakkan kepala, terlihat langit yang hanya dihiasi sejumput awan, sehingga berasa teduh. Aah .. nikmatnya. Selanjutnya tinggal pulang ke Gg. Banteng yang harus hati-hati, karena mata sudah tinggal 5watt.

Sampai di kantor, gak banyak ba-bi-bu, aku ganti kostum, pilih yang legaan dikit. Langsung tidur. Lambat laun, pikiran terhenti, memasuki fase tenang. Diiringi dentuman house-music dari warnet di lantai bawah (ngaco yah :ngakak:) aku pun terlelap. Gak tahu berapa lama, aku dibangunkan dengan teriakan penyemangat hati.

“Ayo bangun, makan-makan kita”
“Eh, makan apa? Emang udah jam berapa nih?”
“Makan Pesta kita, Lae .. dapat undangan dari tetangga yang kondangan”

:ngeres: hee-hee makan gratis, lauk pesta pula lagi. Secara udah kerap menunaikan modus serupa, kami langsung ganti kostum (tanpa lupa mandi terlebih dahulu). Dan ketika keluar gedung, lirik kiri lirik kanan :clinguk2:

“Lha, kondangannya ada banyak yah?”
“Iya Lae, kita makan siang di yang kiri aja duluan. Baru nanti makan malam ke yang kanan”

:sikut:Mantraf

  • begh…pas dijakarta aja lah aku pra mapesnya, klo dagh abis duit ini… :melet:

  • enak banget oiii..kiri kanan makan gratis :sip:

  • yg namanya gratis itu betul-betul nikmat… hahaha.. :sikut:

  • Tinggal nyari amplop terus taro uang 2000 or 3000 (based on true story):hihi:

  • @okta:
    kau pintar-pintar aja cari lokasi pesta, ingat pakaian mesti sesuai. jangan pulak nanti aku baca di blog-mu, kejadian diusir pihak keamanan gara-gara pakaian ke pesta yang asal-asalan :melet:

    @elmo:
    iya neh, Mo. secara anak mudanya emang doyan banget makan-pesta :hihi:

    @ruben:
    setuju kan, emang lauk yang gimana juga kalau udah gratis-namanya .. pasti mantap :sip:

    @uchan:
    dueh, gak perlu gini juga gak papa koq (maksudnya, ngasih amplop kosong doang) :duer: