Masalah Parkir di Badan Jalan
Alasan bagus buat aktif di malam hari:
“gak nemui jalanan yang macet”
Oke, aku emang sudah pernah cerita tentang macetnya kota Medan. Dan tidak seperti si “longshor” atau si “boycuy” yang akan selalu merepet setiap kali kubal-bal di arena Point Blank, kali ini aku ngerasa lebih baik aku berceloteh tentang angan-anganku untuk menciptakan kota Medan yang bebas dari kemacetan (hadir dengan usulan lebih baik ketimbang berkeluh kesah, setuju?).
Beberapa hari ini memang anakmudanya terhimpit kondisi yang mengharuskan ku untuk beraktifitas di pagi-siang-sore-malam hari (melek 24jam+, tidur 4jam+). Dan yang paling tidak mengenakkan hati adalah kalau harus keluar basecamp di siang bolong. Selain cuaca panas, arus lalu lintas yang padat jelas-jelas bikin suasana tidak nyaman.
Sebentar dulu, kalau ada yang bukan orang Medan dan ngerasa bahwa kemacetan itu dapat dijalani dengan kesabaran seadanya, coba pikirkan ini:
Disini setiap kendaraan punya dua klakson, satu yang nempel di kemudi dan satu lagi nempel di muncung (baca; bibir/mulut/cingur). Dan hebatnya, keduanya bisa bunyi berbarengan.
Kasus kemacetan di jalan sebenarnya klasik, jumlah kendaraan bertambah sementara ruas jalan segitu-gitu aja. Nah, yang bikin kondisi semakin parah adalah ketika badan jalan dijadikan lahan parkir buat kendaraan. Makin sempit lah!
Kenapa ya ndak ada yang bikin aturan buat mewajibkan tempat usaha atau titik-titik keramaian untuk menyediakan lahan parkir yang tidak mengganggu arus lalu lintas? Apa karena setoran retribusi parkir begitu besar sehingga sangat menggoda bagi mereka (yang berwenang) untuk tutup mata dan pura-pura linglung?
Aku justru kepikiran, kenapa orang-orang gak memulai bisnis gedung atau lahan parkir aja yah? Ketimbang bangun ruko berderet-deret tapi, teteup.. kosong melompong. Bisnis perpakiran kan paling enak tuh, duit masuk tapi jarang keluar (lihat aja pesan di tiket parkir: “segala kerusakan/kehilangan tidak menjadi tanggung jawab pengelola perparkiran”).
(Gambar diambil dari: sini)

Pingback: Kehadiran Taxi Blue Bird di Medan - Nich bukan nik atau nih
Pingback: Parkir berlapis merugikan pengguna jalan lainnya. - Nich bukan nik atau nih