28 Oktober 2011 kemarin, adalah Hari Peringatan Sumpah Pemuda. Sedikit fakta yang perlu diketahui, bahwa sebenarnya Sumpah Pemuda ini tidak memiliki naskah otentik. Yang ada adalah naskah otentik Poetoesan Congres Pemoeda-Pemoeda Indonesia.
Kenapa saya mengangkat ini, karena sepertinya sudah terjadi pergeseran yang saya dengar dari beberapa orang yang saya tanyakan tentang isi Sumpah Pemuda itu sendiri. Khususnya pada bagian ketiga, tentang bahasa persatuan bahasa Indonesia.
“Kami putra dan putri Indonesia berbahasa satu, bahasa Indonesia”
Kalimat di atas adalah kalimat yang saya dengar dari beberapa orang yang saya tanyakan tentang isi Sumpah Pemuda. Sepertinya tidak “tepat” yah?
Semoga saja dia tidak lupa juga dengan isi Pancasila.
Silahkan dibaca tautan di atas, untuk paham tentang pergeseran dari naskah yang otentik.
























Hmm…
Kalau tak dibaca sendiri lama2 memang orang lupa. Walaupun maksud baiknya sih biar kita cinta bahasa sendiri, dan bukan mengelu2kan bahasa asing.
itu bukan lupa yang tidak disengaja loh. Karena memang “pergeseraan” itu diskenariokan untuk jargon pemerintah. Malah kalimat sumpah pemuda pun hasil jargon khan. Aslinya sih gak ada niatan bikin sumpah. Itu cuma hasil keputusan kongres yang bahkan konon tidak se “wah” itu efeknya waktu jaman itu.
iyah khan yah? kalo dari gambar diatas gak ada tulisan sumpah pemudanya
Hey, bahkan orang yang menulis posting-an dalam bahasa inggris pun belum tentu ia tak nasionalis!
baru tahu naskah otentik nya seperti itu yah
Wah, baru tau ni, thanx bgt buat info-nya bang