Re-Tweet pada Twitter

Internet Komentar?

Tulisan ini digagasi oleh @pemirsa yang semalam meramaikan timeline-ku dengan pembahasan tentang fitur “RT” pada Twitter.

RT bukan Reply-To

“RT” pada twitter sebenarnya adalah singkatan dari Re-Tweet, yang artinya kira-kira: meneruskan tweet dari seseorang yang kita following, kepada follower kita. Format yang digunakan, biasanya seperti ini:

RT<spasi>twitterID<titik-dua>isiTweet

Cukup adil karena disitu terlihat usaha untuk menghargai hak kekayaan intelektual seseorang, dengan menyebutkan namanya pada RT. Ini berkaitan dengan positioning twitter sendiri (pada awalnya) yaitu “micro-blogging”, sehingga kaidah dan etika dalam nge-blog pun diimplementasikan (seperti halnya dalam dalam tulisan blog, jika artikel adalah salinan dari tempat lain, maka sudah seharunya menyebutkan sumber tulisan).

Awalnya Twitter.com (selaku official site) tidak menyediakan fitur RT. Justru vendor aplikasi twitter client lebih dulu mengambil langkah untuk menyediakan fitur ini pada interface mereka.

Selanjutnya, untuk memudahkan pembahasan, mari kita namakan format di atas dengan Old-RT. Ya, ada yang “Old” karena ada yang “New”. Kenapa harus ada New-RT? Karena Old-RT punya kelemahan.

Kelemahan Old-RT

Berhubung (dulunya) RT dilakukan secara manual, ada satu celah yang tidak dapat dielakkan, yaitu isi tweet-nya bisa dimanipulasi. Contoh:

Tweet Asli
@nichpakaich gagal menang kontes blog, gak papa masih banyak peluang lain!

Lalu seseorang berusaha me-RT, dengan mengetikkan tweet asli (plus sambal belacan)

Re-Tweet Ngaco
@Bi4ngKer0k bakarrrr! RT @nichpakaich: gagal menang kontes, dasar penyelenggara busuk, pilih kasih! Pasti main amplop nih..

Sehingga Twitter.com pun membuat New-Style RT yang bersifat “otomatis” dan mampu mencegah pengguna untuk mengubah isi tweet yang mau diteruskan.

twitter-retweet

Tampilan Re-Tweet Twitter.com

Nah berhubung orang kita terbiasa makan hidangan yang berbumbu, jadi New-Style RT pun jarang digunakan (lha, apa kamsud?) Itu semua karena munculnya kebutuhan orang untuk menyuarakan opini pada tweet yang mau diteruskan. Dan ini yang sering disalahartikan oleh “para pemula dalam twitter” sebagai aksi reply.

Contoh: @nichpakaich different audience RT @sterli: Blog vs tweet ?

Disitu anakmudanya bukan berusaha me-reply, tapi justru berusaha me-RT sekaligus memberikan opini pribadi (atau jawaban?). Tujuanku meneruskan tweet tersebut adalah supaya follower yang punya jawaban paling berlian (di atas brilian nih) bisa ikut berinteraksi.

Ada kalanya juga seseorang yang cukup aktif dalam kegiatan update status twitter, merasa perlu menambahkan RT untuk menunjukkan kepada follower-nya, tweet mana yang dibalas. Terlepas dari keberadaan API twitter yang menyediakan fungsi in-reply-to untuk melihat conversation yang terjadi, menggunakan RT memang terbilang jauh lebih praktis.

Satu lagi kelemahan Old-RT adalah ketika tweet berubah menjadi deret twitterID. Contoh kasus: ada sebuah tweet yang dianggap bagus oleh banyak orang, lalu di-RT berulang-ulang oleh banyak orang juga, maka wujud akhirnya berubah menjadi deret twitterID.

Awalnya begini..

@nichpakaich “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas dengan yang gratisan.

Lalu RT-berantai pun di mulai;

@sikawanRetweet1 RT @nichpakaich: “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas dengan yang gratisan.

@orangDoyanRetweeet RT @sikawanRetweet1: RT @nichpakaich: “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas dengan yang gratisan.

@palingDoyanRetweet RT @orangDoyanRetweeet: RT @sikawanRetweet1: RT @nichpakaich: “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas dengan yang gratisan.

@apalagiAkuRajaRetweet RT @palingDoyanRetweet: RT @orangDoyanRetweeet: RT @sikawanRetweet1: RT @nichpakaich: “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas dengan yang gratisan.

alhasil..

RT @palingDoyanRetweet: RT @orangDoyanRetweeet: RT @sikawanRetweet1: RT @nichpakaich: “harga gak pernah bo’ong” jadi jangan cepat puas denga..
tweet terputus karena keterbatasan karakter pada twitter.

RT Abuser

Karena banyak orang yang membalas tweet seseorang dengan menggunakan fitur Old-RT pada Twitter Client yang digunakan, maka muncul istilah RT Abuser. Hoy, tidak semua orang bisa tidak merasa terganggu ketika timeline-nya yang dipenuhi dengan perbincangan kalian
:hmmm:

Jadi gunakan RT secara tepat, dan hindari RT Abuse.

Be Sociable, Share!
Posting Terkait:
 
  • Pingback: Tweets that mention Guna RT di Twitter itu bukan untuk sekedar reply - cc: -- Topsy.com

  • Lenny

    oemji.. selama ini salah dong tweet2an.. :puyeng:

  • http://www.jimmysun.net jimmy

    duh masih kudu banyak belajar tentang twitter nih.. masih rada pasif sih saya :D

  • http://alwaysviona.blogspot.com Vie

    Benerrrr banget niiih!!! :nyembah:
    Newbie musti belajar inii!!! Ngeselin bangeeett kalo bacain tweets RT abuser… :nangis:

  • http://newsbuzzy.com/ newsbuzzy

    re-tweet sangat membantu blogger gan@@@:melet:

  • http://blank903.blogspot.com -’moRis-

    :hiks: I’m someone who doing RT Abuser :D

  • http://shalatqu.co.cc noegi

    nais inpo mas .. tapi masih ngga ngerti dimana letak asiknya pake twitter .. :D

  • http://freeblogtemplate2.blogspot.com/ kangtatang

    :puyeng:
    waduh sunmpah masih lom ngerti om… he.. he….
    :hiks:

    • nichpakaich

      intinya sih,
      buat ngebalas tweet orang, gunakan Reply
      untuk meneruskan tweet orang ke follower kita, baru pakai ReTweet
      :sip:

  • http://otsypulsa.com dealer pulsa tronik

    hehee..jadi inget pertama pake twitter, takira RT=Rukun Tetangga..:D

    • nichpakaich

      wekekekek.. pak RT dibawa-bawa
      :hihi:

  • http://www.sistempakar.co.tv sistem pakar

    mantap postingannya gan,sangat membantu buat para newbie spt saya..

    • nichpakaich

      udah punya twitter? yuk follow-follow-an
      :bom:

  • http://iklanwow.com Iklan Baris Gratis

    wah.. gak ngerti saya maksutnya begimana ini ?

    • nichpakaich

      jadi kalau ngebalas, ya pakai lah fungsi Reply.
      sementara kalau mau menyambung suara ke orang lain, baru deh pakai Re-Tweet

  • onionhead

    mas bang jadi cara ngereply tweet gimana sih?
    biar jadi kayak gini:
    brian blum,,kn biar fllowersnya byk RT @elsmaureen: hahaha,man

    itu gimana bikinnya?
    kok kalo reply doang ga ada tweet yg seblomnya? tp kalo retweet malah ga ada balesan dari kitanya

    • nichpakaich

      untuk membuat balasan seperti itu, tergantung dengan aplikasi yang kamu gunakan..

      kalau kamu menggunakan website twitter, kamu harus copy-paste secara manual tweet asli-nya (Old-RT).

      kalau kamu menggunakan twitter apps seperti tweetdect atau snaptu, fitur retweet-nya memungkinkan kamu untuk menambahkan balasan kamu di depan tweet asli-nya.

      • iche

        copy paste? terus tulis manual ya ( RT @teman:) gitu??
        heheheeheh…..aku dudul nie kagak ngerti…
        aku pakek website twitter soalx…

  • shockover

    twitter….??!!! ga asyik….:melet:

  • http://nichpakaich.net/internet/re-tweet-pada-twitter Timothy Jeremia

    :melet:

    Gue ga gitu suka ngetweet……..

    Karena status pendek gitu coba, apa yg mau dibanggain……

  • http://dotblogspot2.blogspot.com makasih atas infonya

    makasih atas infonya :D :sip:

  • ausyadriharsya

    aduhhh masih ga ngerti…. :mikir:

  • iche

    haduh masih g’ngerti…….mana ya tulisan Re-Tweet?? gimana toh? aku pemula nih…

  • unyilsmashblast

    msih bingung…..???:mikir::mikir:

    • nichpakaich

      gak perlu bingung, intinya: kalau mau membalas, pakai Reply. Kalau mau orang lain tahu perbincangan kalian, pakai RT
      :sikut:

  • yudi

    kalo RT suka ada (cont), maksdunya gmna kak?

    • nichpakaich

      karena twitter memiliki batasan 160-karakter, maka ketika RT menjadi panjang, beberapa aplikasi twitter “memenggal” tweet yang dikirimkan. Nah, untuk melihat keseluruhan tweet, dapat dibuka melalui link yang disediakan.

      (cont) = continue..

  • iker

    Gan Caranya pke RT gimana buat nyambung pembicaraan?

    masak harus di Copas

    Tolong pencerahannya!:hehe:

    • nichpakaich

      Kalau masih akses via twitter.com emang musti copas, gak ada cara lain, karena twitter mengadopsi aturan “new RT” (dimana orang tidak bisa menambahi atau memanipulasi tweet yang mau di-RT.

      Kalau pakai aplikasi 3rd party lain sih, masih banyak yang begitu mau nge-RT, ditanya “mau original atau new RT”

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in

Switch to our mobile site