Kolaborasi Ide: Industri Kreatif di Medan

Berapa banyak sih pelaku industri kreatif yang ada di kota Medan?

Sebelum hitung-hitung, kita samakan terlebih dahulu deh, apa yang dimaksud dengan industri kreatif. Ini ada artikel menarik tentang Ekonomi Kreatif, dan aku kutip bagian intisari ini:

Kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menghasilkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang. Karena bagi masyarakat ini, menghasilkan ide merupakan hal yang harus dilakukan untuk kemajuan.

Secara pribadi ingin memberi penekanan pada bagian ini: tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang.

Ya, saat ini aku memang sudah kenal dengan beberapa orang yang bergelut di zona ekonomi kreatif, entah itu teman-teman publisher, digital media agency, atau yang memfokuskan diri di bidang design, bahkan yang bergelut pada konservasi bangunan warisan. Dan seiring perjalanan kami, tak jarang pula daya gebrak yang kurang kuat menghambat berputarnya roda perekonomian.

kolaborasi-ide-kreatif

Suasana ngobrol santai para pelaku industri kreatif.

Untuk itu lah, kemarin (Sabtu, 5 Oktober 2013) kami berkumpul di Mocha Java Coffee, beberapa orang saja, ngobrol santai dengan fokus kreatifitas lokal. Belum ada format khusus, sebenarnya. Tetapi beberapa ide utamanya adalah membangun network yang saling mendukung satu sama lain, untuk membantu berputarnya roda ekonomi kreatif di kota Medan, dan menjalankan kaderisasi agar orang-orang muda di kota Medan ini (nantinya) memiliki paradigma bahwa; ada banyak jalan untuk mencari nafkah, ada banyak bentuk pekerjaan yang bisa dilakukan, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan berulang.

Kembali ke pertanyaan di baris pertama tulisan ini, ada berapa banyak sebenarnya pelaku industri kreatif di Medan? Entah lah, yang aku tahu, beberapa terselubung karena — ya itu tadi — tertutupi “jabatan formal” yang dilakoni demi sesuap nasi dan sebongkah berlian.