Eksis dengan Internet

Kak, twitter-nya, apa? Aku follow, ntar di-folbek ya..

Kita belum temenan di Facebook ya? Add friend, dong.

Like fanpage gue, dong. Koleksinya baru-baru nih. Murah lagi.

Sering kan dengar yang begituan? Hari sekarang ini, sepertinya orang-orang tak ingin aktifitas sosialnya terbatas kepada pertemuan tatap-muka saja. Seakan-akan, ingin selalu bisa bertukar kabar. Ingin selalu bisa dijangkau, kapan saja. Walaupun ‘gak punya email’ yang penting punya Facebook
:hihi:

God bless those who invent the internet

Sejenak berterima kasih lah untuk yang sudah berhasil mewujudkan kecanggihan teknologi bernama internet. Luangkan waktu sejenak untuk membuka-buka sejarah tentang internet. Mereka-mereka patut dapat apresiasi untuk apa yang sudah mereka lakukan.

Sekarang, kita-kita memang sudah dibuat nyaman, kita tinggal menikmati berbagai jenis layanan yang tersedia di internet. Masing-masing menawarkan manfaat yang bisa dibilang berbeda dibandingkan dengan yang lainnya. Bagi yang suka berbagi cerita, menuliskannya di blog. Yang ingin unjuk kemampuan memamerkan video-nya di Youtube. Yang ingin mencari teman lama segera merapat ke Facebook. Bahkan yang ingin jualan produk kerajinan tangannya sendiri bisa langsung daftar akun di Multiply.

Jika dulunya kehadiran social networking mengusung fitur untuk kembali terhubung dengan saudara, kerabat, atau teman lama. Sekarang online social media¬†tidak hanya menawarkan hal tersebut saja – dengan tetap bisa menikmati kenyamanan rumah, semudah menggerakan jemari, kita bahkan bisa¬†‘bertemu’ dengan orang-orang baru.

Masih bisa diingat, kira-kira 10 tahun lalu, untuk bisa menikmati internet dengan nyaman dari rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi koneksinya yang barangkali gak bisa dibayangkan oleh anak-anak kelahiran tahun 90-an. Alternatif yang murah saat itu, ya cuma warnet. Dan itu artinya harus keluar rumah, keluar ongkos. Sekarang, dari dalam dapur pun kita bisa terhubung ke internet. Tak perduli waktu, selama gadget masih digenggam tangan, interaksi dengan orang-orang pun tak terkekang oleh jarak. Update status jalan terus. Bla-bla-bla..

Sebenarnya tak ada yang bisa membenarkan (atau menyalahkan) alasan orang-orang pada rajin update status, atau berusaha keras agar jumlah teman atau followernya bertambah. Ada yang bilang supaya bisa terkenal, ada yang mengaku ingin berbagi. Semua sah-sah saja. Toh kalau manfaat itu memang ada, bukannya justru salah kalau tidak dimanfaatkan?

Ya, internet bermanfaat. Sudahkah kamu tahu semua manfaatnya? Trus, kamu mau yang mana?

Blog Writing Competition: Eksis dengan Internet

  • Iya ya sekarang jamannya udah ngetren ketemu orang batu, bukan lagi hanya bertemu kerabat lama :D

    Etapi kalau gak punya email, mana bisa punya facebook? bukannya pake email ya kalau daftar facebook? :D

    • nichpakaich

      hahaha, om Rusa belum pernah ngalami yang begituan yah?
      Disini saya sering ketemu orang, yang kalau ditanya email, ngakunya gak punya tapi kalau Facebook punya.
      Ternyata sering minta tolong operator warnet buat bikin akun facebook (alhasil email pun dibuatkan secara instan dan serampangan sama operatornya)
      :hihi:

      • Eiitsss, Rusa sama Lae Nich jangan salah, memang bisa bikin facebook gak pakai email, yaitu dengan mengakses facebook dari telepon selular, dan memasukkan nomor handphone sebagai pengganti email :P

  • Tulisannya inspiratip banget, semoga menjadi salah satu pemenangnya dan semakin eksis dengan internet. Salam.

  • axiz baik yachhhh…..