Kabar dari Maret

Lima minggu, lebih. Anakmudanya melibatkan diri untuk sebuah pekerjaan di luar kota. Err… sebenarnya kurang tepat juga kalau menggunakan kata ‘luar kota’ berhubung kota yang dimaksud adalah Kota Medan, yang notabene kota asalku. Tapi berhubung memang sebentar lagi bakalan pegang KTP Tangerang Selatan, jadi dimaklumi saja yah.

The Job

nichpakaich-tower-selfshoes

#SelfShoes dari ketinggian

Kerjaannya bukan hal yang baru, tetapi walau begitu, aku belajar banyak hal baru.

Tahu ‘bending’ yang bisa dipakai untuk membengkokkan pipa listrik? Jadi kalau mau ‘membelokkan’ pipa listrik, ternyata gak perlu repot sambung-menyambung menggunakan elbow. Tinggal masukkan barang itu, tekan sedikit demi sedikit, udah keluarin deh. *jangan ngeres pikirannya*

Atau, buat yang sudah meyandang titel ‘Network Admin‘ kira-kira semua pada paham kah pentingnya¬†pengalamatan IP untuk private network menurut RFC 1918?

Oh, ya.. Buat yang mau ikutan #SelfShoes edisi ketinggian, bisa segera cari tower terdekat. Lumayan lah, kali pertama ikutan #tagar itu, langsung kebagian RT dari Pak @nukman :hehe:

The Pain

Sebulan yang melelahkan sebenarnya, karena selain putar otak, olah fisik pun tak luput dari rutinitas sehari-hari. Walau begitu, aku berkesempatan untuk melihat karakter teman-teman kerja (beberapa cukup membanggakan, beberapa gak perlu diceritakan).

Tapi satu pengalaman yang kualami pertama kali seumur hidup, adalah ketika aku harus kehilangan dompet untuk pertama kalinya. Ingin berkomentar;

Gak papa deh duitnya gak balik, yang penting surat-surat pentingnya kembali.

Tapi berhubung di dalam dompet waktu itu duitnya sedang lumayan banyak, aku masih berharap dompetnya balik lengkap seutuhnya. Ada perskot deh buat yang ngembaliin.

Yang benar-benar bikin nyesek, hilangnya bukan karena dicopet, atau tercecer dalam perjalanan berkendara, melainkan jatuh dari kantong di warung depan rumah..

Sebulan terpisah dari keluarga juga sempat membuatku was-was. Bukan apa-apa, si #Oscar udah sampai tahap ogah ngobrol sama Papa-nya via telepon. Video call juga cuma bertahan sebentar saja, selanjutnya dia panggil-panggil Mama-nya sambil ngomong “Mama, mama.. udah.. udah”.

Begitu kembali berkumpul sama keluarga, si kecil malah malu-malu ngelihat aku. Tapi ternyata butuh waktu seminggu juga untuk menyurutkan ledakan kangennya. Semenjak pulang, setiap hari maunya sama “Papa ajaa..”
:hihi:

Kalau bisa, jangan lagi lah pisah jauh-jauh dalam waktu yang lama dengan keluarga kecilku.

The Gain

Memang, yang namanya kerja sepantasnya juga bisa terbayarkan keringat yang keluar. Tapi rencana ini-itu banyak yang tersendat, gara-gara ya itu, kehilangan dompet tadi.
:wooo:

Tapi walau begitu, gak pas rasanya kalau usai berkunjung ke luar kota tanpa bagi-bagi sedikit. Apalagi pakai-pakai alasan. Jadi, ini ada sedikit oleh-oleh buat kalian

  • Ternyata begitu ya bang kehidupan setelah menikah
    hahahaha