SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIAKedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIAKetiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Dibaca dulu, diingat-ingat masih sama gak dengan yang di rekam sama otaknya masing-masing. Sebuah pengakuan tentang semangat persatuan yang diikrarkan 81 tahun lalu. Sebuah pesan yang nilai-nilainya kurasa masih cocok untuk kita amalkan sekarang ini.
Pertama-tama, tolong pahami bahwa saya bukan lah pelaku sejarah, juga bukan pakar sejarah. Kalau ada fakta sejarah yang membuat anda merasa bangsa Indonesia sudah dibodohi selama ini, ya anda punya hak untuk meluruskannya. Saya cuma mau berbagi tentang nilai positif yang bisa saya dapat dari momen Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
3 sumpah yang diucapkan, dulu bisa menggerakkan bangsa ini untuk lepas dari belenggu penjajahan. Ya emang sih terpaut lumayan jauh antara 1928 ke 1945.. tapi kurasa memang urusan kemerdekaan bukan macam makan cabe ‘kan? Butuh proses yang panjang, butuh keringat yang banyak, baru berasa.
Kira-kira kalau hari ini, ada pengaruhnya gak ya? Maksudku, apa kita masih punya “target” yang kita jadikan alasan untuk bersatu? Apa persatuan emang butuh alasan?
Oke lah kita semua satu penerbit KTP, satu Presiden, dan banyak kesamaan lainnya secara kewarganegaraan. Tapi semangat persatuan itu, bagaimana manifestasinya? Masih membedakan warna? Masih membedakan isi hati? Atau semua dipukul rata yang berdampak semua bisa diajak kawin?
Ntah lah, aku cuma merasa kadang semangat persatuan itu muncul jika diperlukan saja. Selebihnya itung-itungan kawan atau lawan.. Semoga aku salah

Gambar diambil dari sini.
Komentar
23 Komentar to “Peringatan Sumpah Pemuda 2009”Ping-balik
Apa pendapat yang lain tentang tulisan ini..-
[...] seperti Peringatan Sumpah Pemuda kemarin, aku memang bukan ahli sejarah, apalagi saksi sejarah.. cuma mengandalkan sedikit ilmu PSPB [...]

























Melengkapi bang:
Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 1928.
Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :
Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
1. Abdul Muthalib Sangadji
2. Purnama Wulan
3. Abdul Rachman
4. Raden Soeharto
5. Abu Hanifah
6. Raden Soekamso
7. Adnan Kapau Gani
8. Ramelan
9. Amir (Dienaren van Indie)
10. Saerun (Keng Po)
11. Anta Permana
12. Sahardjo
13. Anwari
14. Sarbini
15. Arnold Manonutu
16. Sarmidi Mangunsarkoro
17. Assaat
18. Sartono
19. Bahder Djohan
20. S.M. Kartosoewirjo
21. Dali
22. Setiawan
23. Darsa
24. Sigit (Indonesische Studieclub)
25. Dien Pantouw
26. Siti Sundari
27. Djuanda
28. Sjahpuddin Latif
29. Dr.Pijper
30. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
31. Emma Puradiredja
32. Soejono Djoenoed Poeponegoro
33. Halim
34. R.M. Djoko Marsaid
35. Hamami
36. Soekamto
37. Jo Tumbuhan
38. Soekmono
39. Joesoepadi
40. Soekowati (Volksraad)
41. Jos Masdani
42. Soemanang
43. Kadir
44. Soemarto
45. Karto Menggolo
46. Soenario (PAPI & INPO)
47. Kasman Singodimedjo
48. Soerjadi
49. Koentjoro Poerbopranoto
50. Soewadji Prawirohardjo
51. Martakusuma
52. Soewirjo
53. Masmoen Rasid
54. Soeworo
55. Mohammad Ali Hanafiah
56. Suhara
57. Mohammad Nazif
58. Sujono (Volksraad)
59. Mohammad Roem
60. Sulaeman
61. Mohammad Tabrani
62. Suwarni
63. Mohammad Tamzil
64. Tjahija
65. Muhidin (Pasundan)
66. Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
67. Mukarno
68. Wilopo
69. Muwardi
70. Wage Rudolf Soepratman
71. Nona Tumbel
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu”Indonesia Raya”
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong.
2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
a. Kwee Thiam Hong
b. Oey Kay Siang
c. John Lauw Tjoan Hok
d. Tjio Djien kwie
makasih buat tambahannya, benar-benar jadi kaya tulisan ini
entah kenapa jaman sekarang, anak muda sangat mudah sekali mengucapkan sumpah. apalagi sumpah dengan pacarnya yg belum dapat bagian
bagian = jatah ya, bang

Aku baru ingat sama “Sumpah Pemuda” waktu baca Tweet ama post Abang ini. Sebaliknya,yg kuingat dari hari ini adalah premier film-nya MJ.
Iya, kita emang satu penerbit KTP, Bang, hanya aja orang yg kita hadepin buat ngurus KTP beda-beda. Hari ini aku kesel banget sama pengurus2 di kantor Kades-ku. Buat surat keterangan, 10rb!
jadi dah kelar KTP itu sekarang?
semoga bermanfaat yah..
Kami pemuda Indonesia mengaku bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan. Kami pemuda Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan. Kami pemuda Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa kebenaran. 81 Tahun Sumpah Pemuda… Gitu-gitu aja…
Ini sumpah selalu diucapkan pada masa2 Reformasi dulu. Secara waktu itu “anak mudanya”
masih livin di Jkt sono dan mengikuti langsung demo2 yg digelar mahasiswa di hampir seluruh kampus dan lokasi strategis di Jkt. Sampai sekarang masih teringiang2 ni sumpah 
sama saya masih terngiang2 sama renretan kalimat wajib pada waktu itu..dan tiba-tiba…..der..der…der…dan kami terselamatkan oleh gedung dep kesehatan di kuningan…
semoga tidak ada pertumpahan lagi antara pemuda…
Tetap semangat pemuda Indonesia. Mudah2an kita tidak kehilangan jadi diri sebagai Bangsa Indonesia.
Btw numpang promosi bro. Liat interview blogger Indonesia di sebuah website. Mumpung Sumpah Pemuda belum lama :)
Kalo tertarik liat disini : http://19410e95.linkbucks.com
DARAH ITU UNTUK JENDRAL. JENDRAL YANG TAU DAN SADAR BAHWA DIA ADA BUKAN KARENA SUPER POWERNYA!
SAYA NAK SETUJU DENGAN NAK MUDA… RAMBUT SAMA HITAM, BESAR BARANG SAPA NAK TAU ? HAHAHAHAHA….
gak ada perubahan, tetap gini2 ajanya indonesia…

Keknya ngga ada lagi jiwa yang gitu2an bang. udah hilang, sirna di telan bumi.
mari kita kembalikan jati diri bangsa
numpang mampir bos…
lam kenal…
lengkap amit bg???
Mantab bos….
Jadi semangat lagi baca sumpah pemuda, serasa tambah muda lima tahun lagi, hehehe…
Gerbang Type Approval berkunjung untuk merayakan hari sumpah pemuda bos…
Semangat Pemuda-Pemudi Indonesia. Jangan bisanya hanya tawuran terus. Gak ada untungnya.
wahh. telat nihh.. tapi selamat hari sumpah pemudah deh yah