Malam Senin kemarin ada film bagus, judulnya “NERO“. Sesuai namanya, film ini bercerita tentang Kaisar Nero dari Roma, dan aku berjuang dengan keras untuk bisa tonton itu film dari awal sampai akhir. Ya, memang badan ini sudah dibiasakan untuk mengikuti bioritmik orang-orang “normal”. Jadi wajar kalau jam 1 dini hari anakmudanya udah ngantuk berat.
Oke, alasan kenapa aku tonton itu film adalah karena aku punya ketertarikan akan kisah-kisah bersejarah (apalagi kalau udah masuk dalam kategori ‘epic‘). Kerap ditunjukkan sebuah pemerintahan dengan pemimpinnya yang agung dan berkuasa, tapi berujung petaka gara-gara ulah segelintir orang. Entah itu beralaskan ambisi, atau bahkan cuma kekhawatiran tak beralasan.
Film serupa, yang kutonton entah kapan itu, menceritakan tentang Kaisar Julius Caesar. Satu nama besar, yang ujung hidupnya berakhir tragis di tangan anggota-anggota senat, orang-orang yang sama, yang seharusnya menjadi penyokongnya. Demikian juga dengan film Nero ini..















Komunitas Blog Lainnya