Tiga Kesebelasan

Blog ini 25 Komentar »

Udah lama gak main ping-pong begini, dan kali ini dapat pe-er dari kak Windi.

Dari pemahaman terhadap postingan si kakak, aturan mainnya begini:

  1. Penerima Pe-eR harus tulis 11 tentang-saya di bagian pertama.
  2. Lalu Penerima Pe-eR harus menjawab 11 pertanyaan dari yang ngirimin Pe-eR (dalam hal ini, aku, anakmudanya).
  3. Terakhir, Penerima Pe-eR wajib membuat 11 pertanyaan yang ditujukan untuk sebelas blogger lainnya.

Oke, kita mulai saja
:sip:

Tentang Anakmudanya

mau tahu tentang anakmudanya?

#berkatngeblog Kembali ke Aceh

Berita 9 Komentar »

Minggu lalu, tepatnya tanggal 1 Nopember 2011, sebuah kesempatan untuk kembali ke kota kelahiran kudapat #berkatngeblog.

Berkat Ngeblog Kembali ke Aceh

#berkatngeblog

Agendanya adalah untuk mengisi acara Launching Telkomsel Broadband City Lhokseumawe. Berangkat bareng Pak Eko Purwanto (Pendiri Webmedia Training Center) sebagai pasangan duet, kami menempuh perjalanan yang berdurasi 6 jam – kurang lebih minta maaf.

Telkomsel Broadband City Launching Lhokseumawe

Telkomsel Broadband City Launching

Kebetulan aku diminta untuk menyampaikan materi tentang manfaat blog, dan kenapa harus ngeblog. Jujur saja, hashtag #berkatngeblog yang beberapa hari sebelumnya mewarnai timeline (bertepatan dengan Hari Blog Nasional, 27 Oktober) adalah contoh konkrit yang bisa dipaparkan ke para hadirin. Langsung saja beberapa tweet yang gentayangan aku comot dari beberapa akun twitter teman-teman di luar sana. Semoga tidak dituntut untuk embel-embel royalti yah
:hihi:

Ini adalah slide presentasiku (sebenarnya sih, bukan slide). Kira-kira cocok, boleh diadopsi – creative common rights applied, tentunya.

Yuk baca lanjutannya..

Berpikir Tentang Etika Online

Berita 8 Komentar »

Hari Kamis tanggal 15 September 2011, anakmudanya meninggalkan kota Medan untuk merapatkan barisan bersama banyak teman-teman yang aktif di dunia online, dalam sebuah proses drafting untuk Kode Etik Online yang diinisiasi oleh ICT Watch.

Ketika awalnya diundang, aku bertanya-tanya ini tujuannya apa? Apa mau bikin dekrit, gitu? Apa orang-orang emang gak tahu pentingnya etika online? Emangnya ada orang yang merasa perlu dibuat sebuah hukum tertulis terkait  aktifitas online?

Pada Jumat, 16 September 2011, bertempat di Hotel Harris (Tebet, Jakarta) agenda pun dimulai. Acara yang terdiri dari rangkaian Workshop dan Focus Group Discussion ini berjalan dengan kronologis sebagai berikut:

  1. Workshop sesi pertama diisi oleh bang Sammy Pangerapan (APJII, “Internet Services for Community”) dan mas Sigit Widodo (PANDI, “Domain .id as Community Identity”)
  2. Workshop sesi kedua diisi oleh mas Anggara (Public Interest Lawyer/ICJR.or.id, “Freedom of Speech on the Net”) dan mas Nezar Patria (AJIIndonesia.org, “New Media on Today Perspective”)
  3. Workshop sesi ketiga diisi oleh Ross LaJeunesse (Head, Public Policy and Gov Affairs, Google – Asia Pacific) dan  Mike Orgill (Country Lead, Public Policy & Gov Affairs, Google – Southeast Asia)
  4. Workshop sesi keempat diisi oleh Pak Nukman Luthfie dengan topik “Etika 2.0″

Kepala ini serasa penuh menampung informasi yang dibagikan. Penawaran dan kesempatan yang terpapar, fakta-fakta baru tentang; betapa masih sangat kecil persentase orang Indonesia yang pakai domain .id, aturan main jurnalisme, banyaknya kasus di Indonesia yang tidak ditangani secara adil, dan bagaimana Google bersikap transparan terhadap kebijakan sebuah negara, benar-benar mencelikkan mata.

Serangkaian hasil survey pun menunjukkan bahwa memang Internet masih memaparkan kesempatan yang dapat merugikan orang lain, dan bahwa kebutuhan akan pendidikan tentang Kode Etik Online adalah hal yang ditunggu oleh pengguna Internet di Indonesia.

Hasil Survey Tentang Etika Online

Survey oleh ICT Watch

Baca kelanjutannya.. »

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in