Gak ada yang namanya

Celoteh 12 Komentar »

SIAL!

Oke, apes .. kuwalat, atau bad luck mungkin cukup sering terdengar (atau terucap) diantara kita-kita ini. Tetapi aku benar-benar gak bisa menerima begitu saja keberadaan tersebut. Barangkali itu hanya lah kata-kata yang diciptakan untuk mengakhiri rentetan pertanyaan “kenapa” yang menghantui..

Beberapa hari lalu, anakmudanya dibikin repot lagi. Insiden kali ini adalah laka lantas, dalam perjalanan pulang ke rumah untuk menikmati kenyamanan yang lebih. Bukannya nyaman yang didapat.. bahu nyeri, kaki kaku, dan malahan sampai sekarang jari ini masih harus dilatih supaya bisa segera pulih. Makasih buat yang udah nemanin chatting, itu merupakan terapi yang bagus buat jari-jari ini..
:hehe:

Baca kelanjutannya.. »

Bioritmik yang Kacau

Celoteh 18 Komentar »

Sekarang pukul 4:21 dini hari, dan aku sedang berjuang keras menahan kantuk. Mungkin yang sudah kenal aku bakalan bertanya-tanya kenapa “sudah” ngantuk di jam segini. Asal-mu-asalnya sih, dari usahaku berusaha membalikkan pola tidur (dan kerja) ke posisi normal semenjak hari Minggu kemarin, selepas kop-dar.

Kronologisnya,

  1. Aku berusaha menyelesaikan segala urusan hari itu dengan harapan, sebelum pergantian tanggal aku sudah terlelap. Dan aku berhasil, sekitar jam setengah dua-belas malam (belum masuk pagi dini hari) diriku sudah hanyut dalam peraduan a-la Jepang (baca: tidur melantai)
  2. Jam lima pagi, lewat dikit lah, aku terbangun. Kondisi sih, selayaknya orang yang baru tidur pulas, mata belek-an. Oke, aku turun ke warnet, buat main game!
  3. Jam tujuh, aku sarapan seperti biasa (ga boleh tidak). Sambil ngurusin kerjaan online sampai jam delapan lewat.
  4. Lucunya, jam setengah sepuluh.. AKU NGANTUK LAGI!

:hmmm:

Baca perkembangan situasi..

Motor Pawang Hujan

Celoteh 12 Komentar »

Ini bukan kejadian pertama, atau yang kedua kalinya. Tapi sudah delapan kali selalu seperti ini jadinya. Tolong kalau ada yang punya penjelasan logis, di-share ke saya. Karena rasanya udah capek ngedumel, atau curhat kesana-sini tentang yang satu ini.

Setiap kali saya cuci motor (sepeda motor) pasti gak lama berselang langit akan gelap, mendung, lalu hujan.

Berulang kali seperti itu, terjadi dan terjadi lagi. Padahal saya sudah pelajari cuaca sebelumnya. Kan kalau sudah hujan di sore hari, biasanya besok pagi atau siang jarang tuh hujan lagi..pendekatan seperti itu ternyata salah. Terus kejadian berikutnya neh. Kalau mau jalan kemana gitu, kan malu juga kalau bawa motor yang kotor (berkali-kali dilihat orang dalam kondisi kotor). Jadi lah saya cuci dulu sebelum berangkat (dan sebelum orangnya mandi). Lalu ketika dalam perjalanan, eh hujan turun. Padahal belum sempat tiba di tempat pertemuan, belum lagi sempat nunjukin ke orang-orang kalau motor saya bisa bersih juga sesekali.
:kesel:

Hari ini lebih ngeselin, nyuci siang hari, cuaca cerah. Pe-de banget nih gak bakalan turun hujan. Baca kelanjutan sial-nya..

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in

Switch to our mobile site