Kenapa Juga Musti Matikan Hape

Celoteh 15 Komentar »

No Cell PhoneBerapa banyak diantara kita yang pernah menegur orang yang satu baris dalam pesawat dengan kalian, karena dia masih menggunakan telepon genggam di dalam kabin pesawat?

Sudah benarkah keyakinan kita bahwa penggunaan handphone di dalam pesawat bisa membahayakan penerbangan?

Sepertinya sudah menjadi pengetahuan umum, bukan? Terbukti dari dikeluarkannya UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang berisi larangan penggunaan telepon genggam di dalam pesawat, dengan sanksi kurungan penjara dua tahun atau denda 200 juta rupiah.

Pasal 54

Setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan:

huruf f. pengoperasian peralatan elektronika yang mengganggu navigasi penerbangan.

Walau begitu, tetap saja kan masih banyak orang yang dengan santainya menggunakan perangkat elektronik seperti handphone, entah sebelum lepas landas, atau pun ketika baru mendarat. Masih kuingat di penerbangan MES-CGK terakhir yang kualami, si bapak malah ketika diingatkan oleh pramugari untuk mematikan handphone-nya, malah cuma menyelipkan gadget-nya ke saku jaketnya (tanpa dimatikan).

Masih teringat pengalaman ketika terbang pulang dari Batam, saat itu tiba-tiba pesawat kami dialihkan, karena katanya ada masalah teknis di landasan pacu lapangan udara Polonia. Tak tahunya, hari itu 5 September 2005 adalah hari kelam tragedi Mandala. Kami baru tahu prihal jatuhnya pesawat Mandala setelah pesawat kami mendarat di Penang. Dan selama perjalanan lanjutan menuju Medan, suasana tegang benar-benar terasa di dalam kabin.

Lalu menjelang pendaratan, tiba-tiba dari arah belakangku, terdengar deringan telepon seluler. Kontan penumpang lain melirik, bahkan ada yang sampai berdiri dari kursi, dan melihat ke arahku. Tanpa suara kugerakkan tangan, memberi tanda bahwa yang pakai handphone adalah orang di belakangku.

Sepertinya semua orang sudah memiliki bekal pengetahuan tentang interferensi sinyal radio yang diakibatkan telepon genggam terhadap sistem navigasi penerbangan. Barangkali seperti kalau handphone dekat speaker, muncul bunyi ti..t.ti..ti..t.t..it atau kresek-kresek gitu ya?

Tapi benarkah demikian adanya?

Baca kelanjutannya.. »

Nawar a la Medan

Celoteh 52 Komentar »

Senin sore, aku ke Plaza Medan (istilah keren anak gaul disini, MenPlas). Sebenarnya urusan ku disitu sedikit sekali, cuma mau ngantarin laptop pesanan client. Selesai serah-terima, plus ngobrol-ngobrol singkat aku pun turun dari lantai 6.

Beberapa kali aku melintasi counter yang jualan berbagai jenis barang. Mulai dari asesoris handphone, ikat pinggang, sampai ke jam tangan. Nah, kebetulan di tas ku, ada jam tangan peninggalan adik ku (dia punya hobby aneh lagi nih, ninggalin barang rusak buat dibetulin). Kondisinya sih cuma putus di tali-nya saja. Jadi aku pikir, ya udah lah aku ganti dengan tali baru. Alhasil sore itu aku hunting-singkat tali jam tangan, mulai dari lantai 4 sampai lantai 1… cuma satu toko yang ngejual tali jam tangan (yang lain jual jam utuh).

Di toko terakhir itu, terjadilah dialog..

Baca, supaya tahu cara nawar harga di Medan..

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in