Feb 25
Seharian kemarin, aku telah dedikasikan diri ini untuk mencurahkan perhatian kepada Motor Pawang Hujan-ku. Motor yang selama ini jadi teman setia yang mengantarkan aku kemana-mana, memang sudah cukup lama bertahan dengan kondisi fisik yang tidak sehat. Harus kita sadari, bahwa laka lantas tidak cuma mendera pengendara, tapi juga kendaraan yang diajak nyosor bareng. Setelah berbulan-bulan terpuruk, dan masih juga melayani kebutuhan jalan-jalan anakmudanya ke Pesta Danau Toba, kemarin si Kawasaki ku bawa ke bengkel.
Selama ini kecelakaan lalu lintas yang kuperbuat memang tidak pernah sepele, wajib ada yang pecah/patah/bengkok/berdarah (walaupun untuk bagian berdarah, cuma aku sendiri yang menanggungnya). Dan bolak-balik juga Kawasaki-ku ganti lampu depan. Padahal bagian ini pula yang paling mahal biaya spare part-nya

Tapi kondisi yang jelas bikin gak nyaman dan bisa mengundang laka lantas berikutnya (moga-moga gak ada lagi), adalah seksi/rangka-nya yang “lari” (istilah orang Medan buat kondisi “bengkok”). Karena bentuknya sudah tidak sesuai rancangan asli, maka manuver anakmudanya di jalanan jadi terganggu, karena setiap kali ada tekongan ke kanan pastilah motor-nya terseret liar di aspal (mana ban-nya sudah botak, lagi). Jadi kuputuskan urusan pertama adalah membenahi rangka yang sudah tidak normal tadi.
Baca kelanjutannya.. »
Oct 12
Dalam rangkaian road-trip ke Pesta Danau Toba 2009 kemarin, selain menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke Tarutung; para biker nekad juga menyempatkan diri untuk nyebrang ke Samosir, mumpung lagi dekat – sekalian aja mengunjungi beberapa objek wisata disana. Dalam perjalanan kali ini, rombongan kami memiliki formasi baru, dengan Ojak dan Roded yang mengisi peran sebagai tenaga ahli fotografi.
Baca liputan lengkapnya..
Oct 10
Oke, kita break sejenak dari rangkaian road trip Pesta Danau Toba 2009 karena hari ketiga tidak diarahkan ke Parapat. Berhubung jadwal acara Pesta Danau Toba 2009 terlihat kurang bisa dijadikan pegangan, kami memilih untuk mengisi hari ketiga dalam rangkaian perjalanan kami dengan kunjungan sehari ke Kota Wisata Iman Tarutung.
Kalau di hari kedua kami mendapat tambahan RML sebagai pasukan biker nekad, di hari ketiga ini kami kembali mendapat tambahan personil yang berbeda, yaitu Azizah. Nama kelompok pun tidak lagi “biker nekad” berhubung kali ini kami tidak menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi. Terimakasih untuk Azizah yang telah memberi kebebasan buatku untuk membawakan Avanza-nya dengan cara nyupir ku yang kelihatan kali kaya’ artis mau kejar jadwal syuting

Baca kelanjutannya.. »
Oct 10
Masih dalam rangkaian Pesta Danau Toba 2009, anakmudanya kembali datang ke Parapat untuk mengikuti acara di hari kedua. Maksudnya “kembali ke Parapat” adalah karena kami tidak stay di Parapat selama rangkaian road trip ini. Perjalanan kali ini, kami mendapat tambahan partisipan biker nekad yaitu si Oppung Lubis dengan Scorpio Z-nya. Jadi total partisipan kami di hari kedua ada 5 orang (mamat, Nich, Ndro, Pieps, RML)
Lanjut bacanya..
Oct 08
Hari Pertama dimulai dengan perjalanan menuju Pesta Danau Toba 2009, yang hasilnya tidak mengecewakan. Walaupun tiba di Parapat lebih lama dari yang diperkirakan, tapi secara teori kami tidak terlambat sama sekali karena jadwal acara Pembukaan Pesta Danau Toba 2009 mengalami pengunduran.
Acara Pembukaan Pesta Danau Toba 2009
Acara Pembukaan ini adalah saat yang kami tunggu-tunggu, karena disini kami berkesempatan untuk melihat banyak hal, terutama:
- Parade Kontingen Kabupaten/Kota
- Persembahan Kesenian Budaya Tari dan Musik
- Stand UKM/UMKM Sumatera Utara

Parade Kontingen Siantar dengan sentuhan modernisasi ^_^
Ada dua hal yang membuatku sedikit tersentuh kala acara pembukaan berlangsung, pertama adalah ketika menyaksikan kehadiran Kontingen dari Sumatera Selatan dan yang kedua adalah ketika menyaksikan Reog Ponorogo.
Lihat lagi acara lainnya..
Pembaca Sebelumnya
Gabung dalam komunitas ini