Let’s Fight in 3D

Ulasan 26 Komentar »

Rabu kemarin, anakmudanya nimbrung bareng Badia, Helda, Yuninanich dan Bang Iyus serta Joey dalam sebuah acara launching Festival Game 3D. Bertempat di Sun Plaza, Medan – kami berenam duduk manis menikmati perkenalan dengan teknologi televisi 3D milik LG (PT. LG Electronics Indonesia). Pengalaman yang membanggakan sebenarnya, karena blogger di kota Medan sudah mulai dilibatkan sebagai pelaku pemberitaan (duduk bersama dengan teman-teman wartawan kota Medan).

Blogger di Launching Let's Fight in 3D

Blogger di Acara Launching Let's Fight in 3D

Banyak hal baru (tapi lama) yang kupelajari disitu.

Bahwa kacamata televisi 3D selama ini ternyata menggunakan baterai dan itu berat – pantas saja telinga berasa “pegal” selama ini.

Bahwa ternyata teknologi yang selama ini menyertai televisi 3D di pasaran adalah sebuah teknologi dengan ongkos produksi yang mahal.

Dan yang pasti, nonton televisi 3D tanpa kacamata 3D sama juga bo’ong
:ngakak:

Teknologi Kacamata 3D

Sebelumnya, televisi 3D yang ada di pasaran, menggunakan teknologi active shutter glasses. Kacamata jenis ini menggunakan lapisan Liquid Crystal yang butuh asupan tenaga dari baterai, tak pelak kacamata jenis ini berasa berat (terasa di cuping telinga). Proses pemunculan efek 3D sendiri, diatur melalui proses blocking (menghalangi penerimaan cahaya) yang terjadi pada lensa kanan-dan-kiri secara bergantian dengan ritme tertentu (biasanya 120-kali dalam satu detik) sementara layar menampilkan perspektif berbeda dari gambar yang sama. Nah, proses ini yang bikin orang pusing kalau sudah berlama-lama nonton tayangan 3D, karena efek kedipan (flicker) tadi.

Untuk televisi 3D keluaran LG, teknologi yang digunakan adalah Film Patterned Retarder (FPR). Sama seperti kacamata 3D jaman aku eS-De dulu, jaman-jaman film Remi, kacamata yang satu ini gak pakai baterai karena tidak mengadopsi teknologi shutter yang mengandung efek flicker tadi. Kuncinya terletak di lensa yang terpolarisasi (polarized lens) – yang tidak berwarna merah-biru tentunya. Alhasil kacamata lebih ringan, dan pengguna terbebas dari gelombang elektromagnetik yang biasanya dihasilkan oleh baterai. Karena teknologinya seperti itu, alhasil biaya produksinya murah. Dan harga kacamata pun jadi murah. Makanya kalau beli unit TV 3D LG ini, bisa sekalian bawa pulang 10 pasang kacamata.

Kacamata 3D LG Cinema 3D TV

Kacamata LG Cinema 3D TV

Tahukah kamu, kacamata 3D dengan teknologi active shutter glasses bisa dihargai sampai sejutaan. Dan kalau beli TV 3D jarang dapat kacamata banyak-banyak, karena harganya emang hal-ma.. Masa’ iya, gara-gara gak kebeli, lalu kamu nonton film 3D sendirian sementara yang disebelah nyerah lalu tidur karena matanya jereng?
Baca kelanjutannya.. »

Rise to the Glory

Berita 3 Komentar »

Sejak hari Jumat kemarin, anakmudanya bolak-balik nongkrong di Sun Plaza buat nonton Guinness World Series of Pool City Final Medan. Ini adalah sebuah event turnamen billiard yang diadakan oleh @GuinnesID. Acara yang mengambil tempat di Sun Plaza – Medan pada tanggal 10-12 Juni 2011 ini bertujuan untuk mengambil 6 perwakilan yang akan dikirim untuk mengikuti babak Grand Final di Mal Taman Anggrek – Jakarta.

Guinness World Series of Pool Rise to the Glory

Guinness World Series of Pool 2011 Rise to the Glory

Tahun lalu, aku juga ikutan meliput di acara Guinness World Series of Pool Rise to the Challenge, yang diadakan di Grand Palladium Mall. Dan yang pasti, bedanya kali ini, hadiah utama jauh lebih besar dari tahun sebelumnya, yaitu US$100.000
:mataduitan:

Baca kelanjutannya.. »

Nonton Juga Akhirnya

Hiburan 26 Komentar »

Hah!
Akhirnya diriku bisa juga nonton ke bioskop, nonton apalagi kalau bukan Dark Knight (yang udah diulas di blog sana-sini). Kemarin siang, ditemani (atau menemani yah?) adik-adik ku, kami bertiga nonton ke SUN Plaza. Itu pun setelah diundur satu hari berhubung semua kecapekan pada hari Goi wisuda’an. Capek + Kenyang = Tidur.

Oh ya, perjuangan ku untuk bisa nonton kali ini juga gak gampang. Setelah melalui proses bersih-bersih rumah di pagi hari, lalu mengambil alih shift cuci piring adik ku, dan panen mangga di siang bolong. Baru lah aku bisa menikmati kesempatan ini. Jadi rasanya memang ada kepuasan bisa nonton ke bioskop kali ini, beda dengan yang biasanya selalu menggunakan pendekatan “gratisan”.
:ngikik:

Masih ada lagi..

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in