Tutup Tahun 2011

Ulasan 13 Komentar »

Kalender-kalender baru sudah datang satu per satu, dan semua orang mulai rajin koar-koar resolusi 2012 nanti. Ah, berakhir sudah tahun 2011. Bagiku tidak ada itu tahun yang “sama saja” dengan tahun sebelumnya, selalu ada pelajaran, selalu ada pengalaman yang membangun.

Apa ceritamu di 2011 ini? Ini ceritaku..

Tahun 2011 memiliki nuansa yang menyenangkan bagiku. Selain karena anakmudanya gak jomblo lagi, juga karena banyak rencana yang sudah diangan-angan dan ingin segera dilakukan. Yaah, beberapa sukses, beberapa masih harus dipanjangin buat 2012.

  • Januari
    Malam pergantian tahun 2010 kunikmati bersama keluarga di Pekanbaru. Pengalaman pertama nyetir mobil ke kota belum pernah kudatangi. Jalan panjang dengan jumlah rombongan yang sedikit selalu berkesan buatku.
  • Pebruari
    Entah kenapa aku gak ingat kenapa aktifitas ngeblog malah kosong di bulan ini. Barangkali karena kesemsem berat saya Yuninanich.
  • Maret
    Dapat undangan untuk ikut seminar tentang geliat dunia warta online. Belajar banyak dari Pak BDI (detikcom) tentang perjuangan dan pengalaman lucu terkait respon yang didapat dari masyarakat tentang internet waktu itu. Memang gak ada yang instan yah.
  • April
    Berkesempatan untuk kopdar bareng anggota-anggota IdBlogNetwork yang berdomisili di kota Medan, beserta CTO-nya; mas Kukuh TW. Berasa dihargai sekali waktu itu, ada orang yang mau datang jauh-jauh, berkomunikasi dengan baik untuk memajukan orang-orang yang ada di Medan (khususnya kaum narablog).
  • Mei
    Jarang-jarang menang undian. Eh, malah kebagian kopi gratis dari “tempat kerja” favoritku – Kopi Tiam Ong yang punya suasana “jadul”
    :hehe:
  • Juni
    Berkesempatan untuk terlibat dalam sebuah roadshow seminar monetasi blog yang diselenggarakan oleh IBN. Waktu itu sepertinya bisa dibilang sebagai sebuah momen pembuktian – kepada orang-orang – bahwa blogger masih eksis. Diri ini berkesempatan untuk kenal dengan banyak orang-orang baru yang tertarik untuk bergabung dalam pergerakan BloggerSUMUT untuk menduniakan Sumatera Utara, belajar bersama, dan berbuat lebih.
  • Juli
    Anakmudanya sukses diperkenalkan ke calon mertua.
    :love:
  • Agustus
    Setelah sekian tahun, akhirnya aku ikutan upacara bendera lagi! Kali ini berdiri di barisan guru, dengan seragam dan semangat menggebu.
  • September
    Tahun 2011 adalah tahun kesepuluh berdirinya kampusku tercinta PI-Del. Dan selaku perwakilan alumni, adalah sebuah kehormatan besar untuk bisa menyampaikan salam dan ucapan selamat kepada seluruh jajaran orang-orang hebat yang berbuat untuk pendidikan anak bangsa. Dan dengan berbangga hati juga, kami (alumni) menyampaikan persembahan kami buat adik-adik kelas yang masih kuliah. Jaya lah Politeknik Informatika Del!

    Sebuah kesempatan untuk kumpul bersama blogger dan aktifis online yang datang dari berbagai tempat di Indonesia menghampiriku, dalam sebuah focus group discussion, kami diajak untuk berpikir tentang kode etik online.

    Di bulan September ini juga anak-anak komunitas yang ada di Medan berkesempatan untuk bisa tumpek-blek dalam acara Social Media Festival chapter Medan. Semakin semangat untuk merapatkan barisan jadinya
    :sip:

  • Oktober
    Berlarut-larut di ranah twitter, akhirnya aku belajar satu hal tentang Soempah Pemoeda. Bahwa ternyata ada yang salah kaprah dengan bunyi “sumpah” yang ketiga. “Menjunjung bahasa persatuan. Bahasa Indonesia
  • Nopember
    #berkatngeblog aku kembali ke tanah kelahiran! Aku gak pernah menyangka sebelumnya, tapi setahun ini aku sering jalan-jalan ya karena ngeblog

    Lalu, karena keberadaanku sebagai blogger Medan pula, aku dan beberapa teman-teman dari BloggerSUMUT diundang oleh beberapa brand untuk hadir dalam peluncuran produk terbaru mereka. Seperti televisi 3D yang ini, dan sepeda motor yang bisa muat helm ini. Berasa semakin dihargai keberadaan blogger ini. Bukan dalam arti berusaha menyetarakan diri dengan jurnalis profesional yang legit dan diakui, tapi pewarta warga seperti awak ini.. apa lah.
    :mendolo:

  • Desember
    Masih kebagian undangan sebagai blogger, dua acara dalam seminggu memang sesuatu yang sangat jarang kualami. edukasi dengan tema “Inside Telco” dan Social Media Playground yang temanya.. apa ya
    :gaktau:

Sebenarnya melihat preview tulisan ini, jadi malu sendiri.. Soalnya di 2009, blog ini jauh lebih rame
:kembik2:

Indonesia 66

Celoteh 3 Komentar »

Banyak cara yang dilakukan orang untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66. Jika ada yang bertanya, “Apa acaramu, Nich?” Mungkin jawaban pertama dariku adalah: “Ikut upacara bendera di sekolah”

Kalau boleh aku menduga, sebagian besar pembaca blog ini tidak termasuk dalam kelompok umur yang setiap Senin masih upacara bendera di sekolah. Dan saya sendiri, (kalau tidak salah ingat) terakhir kali ikut upacara bendera sekitar tahun 2005. Momennya sama, peringatan HUT RI.

Agak deg-deg-an juga sebenarnya waktu ikut upacara bendera, berhubung anakmudanya di tempatkan di baris paling depan kelompok guru, jadi merasa was-was kalau sampai salah laku. Diriku benar-benar ter-ekspos! Satu kesalahan pun terjadi, tak begitu ingat ketika aba-aba apa, sepertinya waktu itu aku memang seharusnya pasang sikap “hormat”. Tapi aku malah bengong sendiri
:wadoo:

Aktifitasku lainnya, tidak terlalu berkaitan dengan peringatan yang satu ini. Soalnya berhubung bulan Ramadhan, di kompleks rumah juga tidak ada acara perlombaan seperti yang tiap tahun diadakan. Kalau pun ada, pasti lah aku yang menang juara makan kerupuk
:hihi:

Di menit-menit luang, aku coba akses twitter untuk melihat semangat dan kegiatan yang orang-orang lakukan dalam menyambut HUT RI yang ke-66 ini. Banyak tweet yang mengutarakan harapan mereka tentang “merdeka itu…” dan banyak juga yang isinya memberitakan berbagai kegiatan mengisi hari sekaligus memperingati tanggal 17 Agustus.

Jujur, sebenarnya beberapa hari terakhir, memang aku merasa sedikit terusik dengan beberapa ucapan dan opini orang-orang tentang usia Indonesia yang sudah merdeka 66-tahun tapi “percuma merdeka“.

Baca kelanjutannya.. »

Email itu untuk apa?

Tanpa Kategori 9 Komentar »

Siapa disini yang tidak punya akun Facebook?

Tanya saya ke satu kelas yang berisi 20 orang siswa.

Hening, tak ada satu pun yang mengangkat tangan atau menjawab pertanyaan saya.

Oke, sekarang, siapa yang tidak punya email?

3, 4, .. sekian orang mulai mengacungkan tangannya.
:duer:

Yah, ini bukan pengalaman pertama, atau pun kejadian langka di lingkungan saya. Mengingat kembali pengalaman sebagai operator warnet, saya bisa maklum kenapa hal seperti itu bisa terjadi. Dan sering terjadi.

Saya pernah menyaksikan sendiri, beberapa pengunjung warnet datang, lalu minta dibuatkan akun Facebook. Mereka mengaku belum punya email, dan tidak mau repot untuk membuat email. Yang penting punya Facebook. Itu saja, sudah.

Tentunya hal ini bukan pekerjaan yang sulit untuk seorang operator warnet, yang bisa dapat keuntungan cepat dari pekerjaan yang singkat. Setuju?

Baca kelanjutannya.. »

WP Theme & Icons by N.Design Studio :: Retouched by Nichive·Remaja
Entries RSS Comments RSS Log in