Pengalamanku di #MLDSlalom Medan

Aku pribadi sebenarnya — pada awal kehadiranku di venue — masih meraba-raba dengan jenis perlombaan seperti ini. Maklum, sistem penentuan pemenangnya tidak seperti lomba lari (siapa yang sampai garis finish duluan, dia yang menang) atau sistem eliminasi seperti pada kompetisi bulutangkis, atau sistem kompetisi penuh seperti  pada Liga Indonesia.

Pada perlombaan Djarum Super MLD City Slalom (Medan) kemarin, diadakan 3 heat (barangkali bisa dikatakan 3 kali pengambilan nilai) yang mengukur kecepatan dan ketepatan berkendara. Tepat sih menurutku; kalau mau cepat, mau tak mau mobil digeber abis. Tidak asal cepat. karena para peserta harus menempuh jalur yang ditentukan oleh para dengan cone (pembatas) yang menjadi tantangan untuk faktor ketepatan mengemudi para peserta. Ya, jalurnya bukan track lurus tetapi harus mengitari beberapa cone yang sudah ditempatkan sedemikan rupa. Dan untuk menghindari conecone tersebut, driver harus melakukan banyak aksi rem-gas-rem-gas dengan diikuti ketepatan dalam urusan mengendalikan stir; alhasil pertunjukan slalom pun dapat dinikmati.

starting-point-mldslalom-medan

Starting Point

Kami para penonton memang dibuat berdecak kagum setiap kali mobil melakukan manuver terseret-seret di aspal – dan secara massal berteriak “aaaw” jika salah satu (atau beberapa) cone tersenggol jatuh. Yah, sensasinya sih seperti nonton pertandingan klub bola kesayangan. Bedanya, ketika awal menonton, gak mendukung siapa-siapa; pokoknya nonton aja dulu. Syukur abang-abang yang memandu perlombaan cukup informatif, jadi aku pun mulai ngerti sistem penilaian, mulai aware dengan display timer, dan kami para pengunjung pun mulai punya gacok (jagoan) masing-masing.

manuver-slalom-di-mldslalom-medan-2013

Shift ‘n Rush!

Selain perlombaan “resmi” yang menjadi acara hari itu, di malam hari ada juga lomba slalom yang diisi oleh para komunitas-komunitas otomotif (khususnya mobil) yang berada di kota Medan. Sepertinya sih menghadirkan tantangan baru bagi para driver komunitas tersebut, karena beberapa memang juara di lomba drag race (track jalanan lurus) tapi kelihatan kewalahan di track slalom. Gak papa, bro. Yang penting partisipasi dan pengalamannya!

Menjangkau Media Sosial

rfid-dari-mldslalom

Tag RFID dari MLDSlalom

Aku pribadi selain menikmati suguhan perlombaan, juga menemukan satu seru-seruan baru di venue Djarum Super MLD City Slalom 2013 Medan malam itu. Sebuah kesempatan untuk mengakses teknologi RFID yang disediakan di photo booth. Biasa kan tuh, kalau sedang di venue sebuah event, kita foto-foto dan upload foto kita ke Twitter atau ke Facebook? Nah, photo booth yang disediakan malam itu selain menawarkan layanan tersebut, juga memberikan sebuah tag RFID yang menyimpan profil sosial media kita – jadi kalau besok-besok ke event serupa yang punya fitur seperti ini, tinggal tempel maka perangkat yang dipergunakan sudah terhubung ke media sosial kita dan siap untuk dipergunakan untuk numpang eksis.

finish-line-mldslalom-medan-2013

Finish Line dan Timer Display

Penutupan Djarum Super MLD City Slalom 2013 Medan

Setelah perlombaan selesai, dan komunitas-komunitas mobil juga sudah mengakhiri slalom test mereka. Tiba lah penghujung acara Djarum Super MLD Slalom Medan 2013. Sirkuit perlombaan dibersihkan, dan sebuah prosesi pun dimulai; teman-teman komunitas mobil memasuki sirkuit secara konvoi dan kemudian bersusun rapi memenuhi area yang sebelumnya dipergunakan untuk perlombaan.

komunitas-mobil-medan-di-mldslalom

Komunitas Mobil Medan di MLDSlalom Medan

Dari atas panggung utama, dua orang MC segera menyambut seluruh hadirin dan Female DJ Myra Alexa didaulat untuk memulai dentuman musik yang mengawali party malam itu. Suasana terasa gemerlap. Dentuman musik dan permainan sorot lampu membawa keceriaan ke LANUD AURI Soewondo malam itu.

panggung-utama-mldslalom-medan

Female DJ Myra Alexa mengiringi Party

Sayangnya aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi, untuk menyaksikan penyerahan hadiah bagi para pemenang – berhubung waktu sudah lewat tengah malam (kereta Cinderella nanti keburu berubah jadi labu).

  • Pingback: Berkenalan dengan Komunitas K.O.G Medan - Nich bukan nik atau nih()

  • Citra Garment

    wah , kliatannya seru tuh :) aku aja blom pernah ikutan slalom di mana mana :D wah makasih udah sharing :)

  • khairul ihsan

    tempat latihan slalom anak medan dimana ya bang ?

    • Kalau lokasi latihan slalom, saya kurang tahu. Coba deh kontak masing-masing komunitas yang saya bahas. Sepertinya mereka cukuo welcome.